Jangan Sampai Lupa! Ini Dia yang Wajib Dibawa Saat UTBK SBMPTN 2021

masukkampus

Menjelang UTBK-SBMPTN 2021 sejumlah persiapan terus dilakukan para peserta. Pendaftarannya pun telah resmi ditutup hari ini pukul 15.00 WIB. Calon mahasiswa berlomba untuk memperebutkan kursi di universitas impian mereka.

Sebagai informasi, Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2021 terdiri dari 2 gelombang. Pada Gelombang 1 tes akan dilaksanakan tanggal 12-18 April 2021 dan Gelombang 2 pada tanggal 26 April – 2 Mei 2021.

LTMPT juga meminta peserta ujian harus mempersiapkan dengan matang dalam pelaksanaan UTBK-SBMPTN. Seperti kelengkapan dokumen yang akan dibawa pada pelaksanaan.

Adapun dokumen tersebut terdiri dari :
1. Kartu Tanda Peserta UTBK-SBMPTN 2021
2. Fotokopi Ijazah yang telah dilegalisir oleh sekolah
3. Siswa lulusan tahun 2021 yang mendapatkan jadwal UTBK-SBMPTN 2021 sebelum mendapatkan Surat Keterangan Lulus dari sekolah, dapat membawa surat keterangan kelas 12.
4. Surat keterangan kelas 12 dari sekolah yang bersangkutan harus asli.
5. Surat keterangan tersebut disertai foto terbaru siswa ukuran 4×6 berwarna, stempel atau cap dari sekolah, dan tanda tangan kepala sekolah.

Kemudian, pihak LTMPT juga mewajibkan peserta untuk menggunakan masker saat pelaksanaan UTBK-SBMPTN 2021.

Selanjutnya, ketua Pelaksana LTMPT Budi Prasetyo mengatakan, ketentuan terkait membawa hasil rapid antigen merupakan hasil keputusan dari pusat UTBK dan Satgas COVID-19 setempat.

Sehingga membawa hasil rapid antigen merupakan keputusan dalam mencegah penyebaran COVID-19 di daerah tersebut. Dan bukan keputusan dari LTMPT.

Terakhir ia mengatakan, LTMPT tidak pernah mengatur terkait test bebas COVID-19 saat pelaksanaan UTBK SBMPTN. Sehingga semua diatur berdasarkan kondisi daerah setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Nadiem : Kampus Cenderung Hindari Calon Mahasiswa Penerima KIP-Kuliah

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengatakan perguruan tinggi cenderung enggan menerima calon mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah). Dampaknya adalah mahasiswa berprestasi yang kurang mampu tidak bisa mengakses kampus terbaik. Nadiem mengatakan kondisi ini bukan hanya didapati pada perguruan tinggi swasta, tetapi juga pada perguruan tinggi negeri dengan […]

Subscribe US Now