Unpad Sediakan Kuota Khusus Bidikmisi Jalur Seleksi Mandiri

Universitas Padjadjaran (Unpad) membuka Seleksi Mandiri untuk calon mahasiswa yang belum diterima SNMPTN dan SBMPTN.
.
Setiap mahasiswa yang lolos Seleksi Mandiri akan dikenakan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) ditambah dengan biaya pengembangan yang tidak diberlakukan untuk mahasiswa yang lolos pada jalur SNMPTN dan SBMPTN.
.
Melalui Keputusan Rektor Universitas Padjadjaran nomor 220/UN6.RKT/Kep/HK/2019 yang ditandatangani oleh Prof. Dr. Med. Tri Hanggono Achmad, dr. di akhir masa jabatannya, ditetapkan dana pengembangan yang harus dibayar oleh mahasiswa jalur Seleksi Mandiri antara Rp15 juta sampai Rp250 juta.
.
Namun, pada 1 Juni 2019, Pelaksana Tugas Rektor Unpad Prof. Dr. Rina Indiastuti, S.E., M.SIE. menjelaskan bahwa biaya pengembangan tidak diberlakukan kepada mahasiswa tidak mampu pemiliki Kartu Indonesia Pintar maupun Bidikmisi. .
Selain itu, jalur mandiri juga membuka kesempatan kepada disabilitas dan siswa lulusan SMA di pelosok yang berprestasi.
.
Menurut Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Arry Bainus, MA., menjelaskan bahwa Unpad menyediakan kuota khusus sebanyak 200 untuk mahasiswa Bidikmisi. Dan kuota tersebut sama dengan kuota Bidikmisi bagi mahasiswa yang lolos jalur SNMPTN.
.
Jadi, bagi kamu mahasiswa Bidikmisi yang belum lolos di seleksi Nasional, bisa mengikuti Seleksi Mandiri Unpad (SMUP) dengan status sebagai mahasiswa Bidikmisi.

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes
Share
0 Comments

No Comment.