UI, UGM, Unpad Tegaskan Larang Rektor Asing

Menristekdikti, M Nasir telah memiliki wacana rektor impor dari luar negeri. Hal tersebut menimbulkan kontroversi. Bagaimana sikap kampus di Indonesia mengenai ini? Di Indonesia, pengelolaan masing-masing kampus dijalankan berdasarkan statuta. Statuta masing-masing kampus kemudian didaftarkan ke pemerintah dan dijadikan Peraturan Pemerintah.
.
Universitas Indonesia memiliki statuta yang disahkan menjadi Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 2013 tentang Statuta Universitas Indonesia. Dalam Pasal 33 disebutkan dengan tegas soal syarat utama menjadi rektor salah satunya adalah seorang Warga Negara Indonesia. Universitas Gadjah Mada juga tidak memperbolehkan Warga Negara Asing menjabat sebagai Rektor. Hal itu sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 67 Tahun 2013 tentang Statuta Universitas Gadjah Mada. Bahkan UGM menyaratkan Rektor nya merupakan seorang dosen di kampus UGM juga. Universitas Padjadjaran juga tegas melarang WNA jadi rektor. Hal itu terlihat dalam PP Nomor 51 Tahun 2015 tentang Statuta Universitas Padjajaran. Dalam Pasal 27 ditegaskan bahwa seorang Rektor wajib memiliki kewarganegaraan Indonesia.
.
Tak hanya tiga kampus tersebut, Universitas Diponegoro dan Universitas Airlangga juga menegaskan bila Rektor haruslah PNS dan dosen tetap berkewarganegaraan Indonesia. Hal ini diatur dalam Statuta Universitas Diponegoro dan Statuta Universitas Airlangga.
Gimana dengan kampus kalian, Glads? Apakah melarang adanya rektor asing?🤔

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes
Share
0 Comments

No Comment.