UGM Kini Luncurkan Aplikasi Bantu untuk Jaminan Keamanan & Keselamatan

Creative Hub FISIPOL Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menciptakan sebuah startup aplikasi bernama Bantu. Bantu ini mulai dikembangkan pada Februari silam secara bersama oleh Ghilman, Syahrul Mubarog, Stanley Heryanto, Aunisha Firdausy Rafi, Winston Wiradi Pangestu, Yusuf Yudhistira, Anfre, Endy Arfian, serta Umma Amalia. Aplikasi ini berhasil diajak kerja sama oleh Pusat Keamanan Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan (PK4L) UGM dalam rangka menjamin keamanan dan keselamatan sivitas akademika serta masyarakat yang berada di lingkungan UGM.
.
Aplikasi Bantu ini merupakan aplikasi layanan kedaruratan yang berfungsi untuk menghubungkan pengguna yang sedang mengalami keadaan darurat dengan petugas PK4L terdekat secara realtime berbasis GPS. Layanan utama yang dimiliki aplikasi ini yakni layanan keamanan, medis, pemadam kebakaran, dan otomotif.
.
Dalam penggunaannya, layanan keamanan dan pemadam kebakaran akan dilayani langsung oleh petugas PK4L, sedangkan untuk layanan medis dan layanan otomotif, penanganan awal dilakukan oleh petugas PK4L yang kemudian akan merujuk pada rumah sakit atau bengkel terdekat apabila dibutuhkan. Saat mengalami kondisi kedaruratan, pengguna bisa langsung memilih layanan yang dibutuhkan, mengisi deskripsi kejadian dan melampirkan foto kejadian, kemudian mengirim laporan tersebut dan menunggu hingga sistem menemukan hero terdekat dari lokasi kejadian.

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes
Share
0 Comments

No Comment.