Tingkat Kesehatan Rendah Banten Buka Prodi Kedokteran Penuhi Tenaga Dokter Mandiri

Provinsi Banten sangat membutuhan program pendidikan (prodi) kedokteran karena di provinsi ini tingkat kesehatan masih sangat rendah. Padahal jarak Banten dekat dengan Ibu Kota Jakarta.
.
Pendidikan kedokteran di provinsi ini sendiri sudah dirintis lama oleh tokoh masyarakat. Pengusulan program studi kedokteran di Untirta telah melewati berbagai proses sejak 2015. Pelaksanaan pembelajaran prodi Kedokteran di Untirta nantinya akan diampu Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
.
Nasir mengatakan mudah-mudahan dengan adanya prodi kedokteran ini akan bisa membantu peningkatan kesehatan di Banten. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Gubernur Banten yang sudah memberikan dukungannya. Pemerintah Banten baik pemerintah provinsi maupun kabupaten kota akan memberikan dukungan berupa dana sekitar 50 Miliar rupiah untuk penyelenggaraan pendidikan kedokteran Untirta.
.
Pendampingan FK UI Pada tahun 2019 ini akan ada 50 orang mahasiswa kedokteran pertama yang akan masuk FK Untirta. 40 orang berasal dari kota dan kabupaten se-Banten dan 10 mahasiswa dari umum. Menurut Rektor Untirta Sholeh Hidayat, proses seleksi masuk akan dilaksanakan oleh FK UI (Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia) sebagai pendamping.
.
Menristekdikti dalam kuliah umum juga menyampaikan proses pembelajaran universitas akan menghadapi berbagai tantangan revolusi industri 4.0. Perkembangan teknologi akan melahirkan berbagai profesi yang saat ini belum pernah ada.
.
Pemanfaatan mahadata, kecerdasan buatan, robotik jika diintegrasikan berbagai aspek kehidupan (pendidikan, kesehatan, transportasi, industri, keuangan, dan lainnya) dapat mendukung layanan dan kenyamanan hidup manusia secara berkelanjutan.

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes
Share
0 Comments

No Comment.