Teknologi Pengganti Braille, Software Ramah Tunanetra untuk UTBK 2019

Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), sistem ujian seleksi sebagai syarat SBMPTN yang baru diluncurkan tahun ini. Ratusan ribu siswa telah mengikuti ujian ini yang dibagi dalam beberapa waktu.
.
Tak terkecuali bagi difabel yang juga memiliki impian yang sama untuk masuk perguruan tinggi. Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) akhirnya memberikan kesempatan yang sama bagi mereka, khususnya bagi tunanetra dengan meluncurkan sebuah perangkat lunak atau software baru yang ramah bagi tunanetra menggunakan menggunakan metode screen reader.
.
Rilis peluncuran metode ini ditayangkan langsung melalui akun Instagram @sekre_sbmptn pada Jumat, 3 Mei 2019 kemarin pukul 14.13 WIB hingga selesai. Melalui live tersebut juga didemonstrasikan penggunakan software ini.
.
Soal pada software screen reader ini berupa pilihan ganda yang nantinya pertanyaan dan pilihan jawaban akan dibacakan komputer pada peserta tes. Peserta tes tidak menggunakan tetikus atau mouse tetapi menggunakan tanda arah pada komputer yang nantinya bisa mengintruksi pembacaan soal. Kemudian peserta tes kembali menggunakan tanda arah dan tombol spasi untuk menentukan pilihan jawaban.
.
Software ini dinilai lebih efektif dan efisien dibandingkan menggunakan metode Braille. Audio yang terdengar nanti bisa dipercepat dan diperlambat, tergantung peserta itu sendiri. Saat ini pun sebagian besar siswa tunanetra sudah akses teknologi asistif.
.
Keunggulan lain dengan kehadiran software ini yaitu biaya yang diperlukan akan lebih rendah karena tidak memerlukan banyaknya pendampingan pada peserta tes, yang mana pada saat SBMPTN seorang peserta tes tunanetra didampingi 2 orang yang bertugas membacakan soal dan membantu dalam mengerjakannya.

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes
Share
0 Comments

No Comment.