Sri Mulyani : Lulusan STAN Harus Menjaga Integritas

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan ada tanggung jawab besar di pundak lulusan lulusan Politeknik Keuangan Negara (PKN) Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) untuk memberikan sumbangsih yang terbaik bagi negara, agar Indonesia semakin maju kedepannya. Sebab, seluruh lulusan STAN telah menikmati uang negara.

Ia menjelaskan uang negara berasal dari beberapa sumber, yakni pajak, bea dan cukai, penerimaan bukan pajak, serta utang. Karenanya, ia menyebut lulusan PKN STAN sebagai salah satu pihak penikmat uang negara.

Mahasiswa PKN STAN ketika lulus akan otomatis langsung dituntut untuk menggunakan ilmu yang sudah didapatkan ketika masuk dunia kerja. Oleh karena itu, ia meminta lulusan PKN STAN untuk tak berhenti belajar.

Selain itu juga, ia berpesan bahwa lulusan PKN STAN janganlah menjadi orang yang sombong dan arogan di lingkungan kerja. Sebab, situasi dunia akan terus bergerak dan berputar.

Ani menyatakan bahwa ada banyak godaan ketika bekerja di lembaga keuangan negara. Jika tak kuat menahan godaan itu, maka bukan tidak mungkin lulusan PKN STAN akan menggadaikan integritasnya demi uang.

Ia mencontohkan godaan uang itu tidak sedikit secara nominal. Misalnya, ada tawaran sogokan jutaan, puluhan juta, ratusan juta, bahkan miliaran.

Namun, hal tersebut tentunya jangan sampai terjadi, kalau itu terjadi mau dibawa kemana arah negara ini.

Terakhir, ia menekankan bahwa integritas tidak bisa dihargai dengan uang. Begita lulusan PKN STAN menjual integritas demi uang, maka otomatis lulusan tersebut tidak mempunyai nilai.

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes
Share
0 Comments

No Comment.