Simak dan Catat! 4 Beasiswa Luar Negeri Tanpa Syarat TOEFL!

Bagi yang ingin kuliah di luar negeri namun merasa hanya memiliki kemampuan bahasa inggris standar jangan khawatir. Ada sejumlah beasiswa luar negeri yang dapat di daftar tanpa adanya persyaratan untuk menunjukkan kemampuan bahasa inggris TOEFL.

TOEFL atau Test of English as a Foreign Language sendiri adalah tes yang terstandarisasi untuk mengukur kemampuan Bahasa Inggris dari seseorang yang bahasa ibunya bukanlah Bahasa Inggris. TOEFL memiliki dua jenis tes, yaitu PBT (paper-based test) dan iBT (internet-based test). Untuk skor atau nilai ujian PBT berkisar antara 310-667 sedangkan untuk iBT berkisar antara 0-120.

Pada dasarnya memang mayoritas beasiswa luar negeri mewajibkan pesertanya untuk melampirkan TOEFL. Namun ada beberapa negara yang memberikan beasiswa tanpa tes TOEFL sebagai syarat nya, berikut ini selengkapnya:
1. Turkiye Burslari Scholarship
Selain kelebihan berupa tidak ada syarat sertifikat bahasa, penerima beasiswa juga akan diberikan beasiswa penuh untuk kuliah di Turki. Beasiswa untuk program S1, S2, dan S3 ini mencakup biaya sekolah, akomodasi asrama, tiket pesawat pulang dan pergi, dan kursus Bahasa Turki selama setahun. Meskipun bukan syarat utama, akan tetapi sertifikat TOEFL/IELTS tetap bisa dipakai. Sertifikat bahasa Inggris tetap bisa dilampirkan dan bisa menjadi nilai plus. Sementara itu bagi mahasiswa yang tertarik mendaftar beasiswa ini juga bisa melampirkan Sertifikat Bahasa Arab atau Perancis.
2. Brunei Darussalam Government
Scholarships to Foreign Students Brunei Darussalam Government Scholarships to Foreign Students adalah program beasiswa tanpa TOEFL yang ditawarkan oleh pemerintah Brunei Darussalam untuk mahasiswa internasional yang ingin kuliah di Brunei Darussalam. Beasiswa ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk melanjutkan studi di jenjang diploma, S1 dan S2 di 4 kampus terbaik yang siap menaungi kalian di Brunei, yakni Universiti Brunei Darussalam (UBD), Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA), Universiti Teknologi Brunei (UTB), dan Politeknik Brunei (PB).
3. Beasiswa DAAD Germany
Meskipun beasiswa ini tanpa syarat TOEFL namun sebagai gantinya, bagi yang ingin melanjutkan S2 dengan pengantar bahasa Jerman harus mengikuti DSH 2 atau TestDAF 4 dan harus menyelesaikan tes tersebut pada level A2.
4. Beasiswa Pemerintah Rusia
Rusia membuka kesempatan untuk menempuh studi master kepada siapa saja yang tertarik. Penerima beasiswa Pemerintah Rusia ini nantinya akan diberikan pembekalan tentang bahasa Rusia secara gratis selama satu tahun di sana. Pada 2019 lalu, tercatat ada sekitar 161 mahasiswa Indonesia diberangkatkan ke Rusia untuk melaksanakan studi lanjutan.

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes
Share