Wow! Ini 5 Jurusan Penyumbang Mahasiswa Drop Out Terbanyak

masukkampus

Istilah drop out atau DO biasa digunakan untuk merujuk siswa atau mahasiswa yang mengundurkan diri dari institusinya. Di perkuliahan, ada beberapa jurusan dengan jumlah mahasiswa DO terbanyak.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi mengeluarkan “Statistik Pendidikan Tinggi 2020”. Dalam data itu tertera angka DO.

Angka DO tiap jurusan dibagi menjadi dua jenjang, yaitu jenjang vokasi dan akademik. Pada jenjang akademik, dibagi lagi berdasarkan jenjang sarjana, magister, dan doktor. Berikut ini data lengkapnya:

Jurusan Jenjang Sarjana Penyumbang DO Terbanyak

1. Manajemen Retail dengan rasio angka drop out 14,26. 
2. Ilmu Pendidikan Teologi dengan rasio angka drop out 2,04.
3. Mekanisasi Pertanian dengan rasio angka drop out 1,03.
4. Filsafat Hindu dengan rasio angka drop out 0,85.
5. Pendidikan Jasmani yang ada di Kabupaten Jembrana dengan angka drop out 0,67.

Jurusan Jenjang Magister Penyumbang DO Terbanyak

1. Administrasi Negara dengan rasio angka drop out 11,05.
2. Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dengan rasio angka drop out 3,02.
3. Studi Islam dengan rasio angka drop out 1,50.
4. Pendidikan Kependudukan dan Kepedulian Lingkungan Hidup dengan rasio angka drop out 1,34.
5. Perbankan Syariah dengan rasio angka drop out 0,85.

Jurusan Jenjang Doktor Penyumbang DO Terbanyak

1. Pendidikan Kependudukan dan Kepedulian Lingkungan Hidup dengan rasio angka drop out 0,55.
2. Manajemen Pendidikan dengan rasio angka drop out 0,31.
3. Teknologi Pendidikan dengan rasio angka drop out 0,24.
4. Transportasi dengan rasio angka drop out 0,21.
5. Penelitian dan Evaluasi Pendidikan dengan rasio angka drop out 0,20.

Bila diakumulasikan semua jenjang, dari S-1 hingga S-3, jurusan dengan mahasiswa DO terbanyak adalah:

1. Manajemen Retail dengan rasio angka drop out 14,26.
2. PGSD dengan rasio angka drop out 3,02.
3. Ilmu Pendidikan Teologi dengan rasio angka drop out 2,04 persen.
4. Mekanisasi Pertanian dengan rasio angka drop out 1,03.
5. Pendidikan Kependudukan dan Lingkungan Hidup dengan rasio angka drop out 0,92.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

ITB Siap Maksimalkan Kuliah Offline Mulai Semester Depan

Institut Teknologi Bandung (ITB) akan kembali menggelar perkuliahan secara luring pada semester dua tahun ajaran 2021/2022 mendatang. Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof. Jaka Sembiring mengatakan bahwa kelas luring dilakukan demi memulihkan atmosfer akademik serta meningkatkan standar penilaian hasil pembelajaran yang selama ini terpengaruh pandemi COVID-19 agar menjadi […]

Subscribe US Now