UB Akan Terapkan Kuliah Blended Learning Pada Tahun Ajaran Baru

masukkampus

Sama seperti Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada, saat ini Universitas Brawijaya (UB) telah menetapkan kegiatan kuliah tahun akademik 2021/2022 diselenggarakan secara blended learning dengan rincian 75 persen secara daring dan 25 persen secara luring. Hal ini disampaikan secara resmi oleh Rektor UB Nuhfil Hanani.

Ia menjelaskan, mahasiswa yang ditentukan untuk hadir di kampus untuk kuliah secara luring atau melakukan kegiatan akademik lain adalah mahasiswa Semester I, Semester III, dan mahasiswa yang sedang menyusun tugas akhir.

Sementara mahasiswa yang ditentukan hadir di kampus untuk kuliah luring wajib mendapatkan pesetujuan dari orangtua/wali mahasiswa. Mahasiswa yang tidak mendapatkan persetujuan dari orangtua/wali mahasiswa tidak diperbolehkan mengikuti kuliah secara luring.

Adapun perkuliah secara luring, dilakukan dengan memperhatikan jarak antar mahasiswa minimal 1 meter dan wajib mematuhi protokol kesehatan. Lanjutnya, kegiatan kuliah diharapkan bisa dioptimalkan dengan kelas kolaboratif dan partisipatif secara project base.

Terakhir, Nuhfil mengatakan untuk kegiatan praktikum, dapat diselenggarakan secara luring dengan mematuhi protokol kesehatan secara ketat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Mahasiswa ITB: Perlu Adanya Kuliah Tatap Muka Untuk Praktikum

Institut Teknologi Bandung (ITB) telah melaksanakan perkuliahan berbasis online pada semester ini. Banyak kelebihan dan kekurangan yang terjadi selama proses pembelajaran jarak jauh. Terutama dalam proses pembelajaran praktikum. Mahasiswa perwakilan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB, Atanayaka Gasal Adirajasa, menuturkan, mahasiswa butuh menjalankan praktikum, mendapat kemudahan meminjam alat pembelajaran, dan […]

Subscribe US Now