Terbagi Tiga Kategori, PTKIN Berbeda Dengan PTN, Calon Mahasiswa Wajib Tahu!

masukkampus

Untuk melanjutkan pendidikan, calon mahasiswa diberikan banyak pilihan. Bisa memilih melanjutkan pendidikan di sebuah universitas, sekolah tinggi, akademi, institut hingga politeknik.

Salah satu pendidikan yang biasa dipilih calon mahasiswa adalah jenjang universitas. Di jenjang ini juga masih dibedakan menjadi perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta.

Namun jangan salah, perguruan tinggi negeri juga masih bisa dibedakan lagi menjadi perguruan tinggi negeri reguler dibawah naungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang berada di bawah naungan dari Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Perguruan tinggi di bawah nauangan Kemenag terbagi menjadi tiga kategori kampus:

1. UIN atau Universitas Islam Negeri
2. IAIN atau Institut Agama Islam Negeri
3. STAIN atau Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri

Kategori kampus ini bisa jadi pilihan jika tertarik mendalami ilmu agama secara lebih serius. Tidak hanya sekadar belajar ilmu agama Islam, beberapa kampus pun membuka jurusan yang umumnya sudah dikenal. Seperti jurusan Kedokteran dan Pendidikan Bahasa Indonesia.

Jalur masuk perguruan tinggi reguler yang biasa diikuti calon mahasiswa yakni SNMPTN, UTBK-SBMPTN, dan Ujian Mandiri.

PTKIN memiliki jalur masuk atau seleksi mahasiswa yang agak berbeda, ada SPAN PTKIN, UM-PTKIN.

SPAN-PTKIN adalah Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Jalur masuk ini diselenggarakan oleh Panitia Pelaksana khusus yang ditunjuk oleh Kemenag.

Serupa dengan SNMPTN, penilaian seleksi jalur masuk SPAN-PTKIN didasarkan pada nilai rapor dan prestasi akademik lainnya, bukan melalui jalur ujian tertulis.

Semua siswa yang didaftarkan sekolah atau madrasah masing-masing berhak mengikuti jalur SPAN-PTKIN. Calon mahasiswa perlu memastikan, apakah sekolahmu telah izin sah dari pemerintah untuk mendaftarkannya siswanya atau tidak. Selanjutnya pendaftaran siswa akan dilakukan melalui Pangkalan Data Siswa Sekolah (PDSS).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Universitas Harus Turut Andil, Jokowi: Jangan Biarkan Mahasiswa Monoton

Presiden Republik Indonesia, Jokowi Widodo memberikan arahan kepada universitas agar mengajak mahasiswa melakukan hal-hal baru, tidak berpaku dalam satu kegiatan saja. Jokowi meminta agar mahasiswa didorong untuk belajar di ana saja dengan siapa saja, tidak harus dengan para dosen. “Prsinya bisa diatur 30 atau 50 persen,” imbuhnya. Perguruan tinggi dan […]

Subscribe US Now