Nadiem: Perguruan Tinggi Tidak Boleh Tolak Mahasiswi Difabel

masukkampus

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim menanggapi sebuah pertanyaan dari seorang siswa dari SLBN 1 Jakarta, Oktyesvicda Gity Darmatahari mengenai pendidikan anak difabel atau berkebutuhan khusus.

Nadiem mengatakan dengan tegas bahwa pihak perguruan tinggi tidak boleh menolak mahasiswa yang memiliki kebutuhan khusus atau difabel untuk menempuh pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Hal ini diungkapkan melalui rapat kerja bersama Komisi X DPR di Kompleks Parlemen Senayan.

Lanjutnya, ia menjelaskan, aksesibilitas bagi mahasiswa berkebutuhan khusus di perguruan tinggi telah diatur dalam Peraturan menteri Ristek Dikti Nomor 46 tahun 2017 tentang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus di Perguruan Tinggi untuk mendapatkan layanan pendidikan di perguruan tinggi.

Kemendikbud pun sudah menyediakan kuota beasiswa bagi mahasiswa berkebutuhan khusus melalui afirmasi pendidikan khusus difabel. Ia menuturkan pihaknya juga memprioritaskan difabel sebagai penerima KIP kuliah.

Selain itu pemerintah memberikan beasiswa unggulan dan LPDP kepada mahasiswa berkebutuhan khusus. Beasiswa tersebut bertujuan untuk membantu mahasiswa agar dapat menempuh pendidikan hingga ke jenjang S3.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

BEM UNRI Bantah Adanya Politisasi Terkait Dugaan Kasus Pelecehan Seksual

Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau (Unri), Syafri Harto dilaporkan ke polisi karena diduga melakukan pelecehan seksual terhadap mahasiswi berinisial L. Namun, Syafri Harto membantah melakukan perbuatan tak senonoh itu. Ia justru menyebut ada aktor intelektual di balik korban curhat di media sosial melalui akun Instagram @komahi_ur hingga […]

Subscribe US Now