Sekolah Yang Tidak Menggunakan Kurikulum Nasional Tidak Bisa Ikut SNMPTN 2021

Ketua Pelaksana Eksekutif Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Prof. Budi Prasetyo mengatakan sekolah yang tidak menggunakan kurikulum nasional tidak diperbolehkan mendaftar di PDSS (Pangkalan Data Sekolah dan Siswa).

Prof Budi mengatakan bahwa PDSS hanya mengakomodasi kurikulum nasional 2006 KTSP dan kurikulum 2013. Untuk sekolah yang tidak menggunakan kurikulum tersebut tidak diperbolehkan mendaftar.

Namun demikian, PDSS mengakomodasi perbedaan kurikulum semester ganjil dan genap untuk tahun ajaran dan tingkat yang sama.

Sekolah yang menggunakan kurikulum nasional bisa memasukkan data ke PDSS dan kepala sekolah bertanggung jawab atas kebenaran data yang dimasukkan tersebut. PDSS merupakan basis data yang berisi rekam jejak kinerja sekolah dan nilai rapor siswa.

Sebagai informasi, Pengisian PDSS merupakan tahapan dari pelaksanaan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri atau SNMPTN 2021.

Pada tahun ini, Perguruan Tinggi Negeri menerima mahasiswa baru melalui tiga jalur yakni SNMPTN dengan kuota minimum 20 persen, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dengan kuota minimum 40 persen, dan seleksi mandiri dengan kuota maksimum 30 persen.

5.00 avg. rating (89% score) - 1 vote
Share
0 Comments

No Comment.