Rektor Positif Covid-19, ITS Memberlakukan Lockdown

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menerapkan larangan masuk kampus dan menghentikan segala aktivitas di lingkungan kampus (lockdown).

Melansir laman resmi ITS, keputusan tersebut diambil melihat semakin meningkatnya penularan Covid-19 di masyarakat, termasuk di kalangan sivitas akademika sendiri.

Kepala Unit Komunikasi Publik ITS Anggra Ayu Rucitra mengatakan mengatakan kebijakan ini diambil lantaran jumlah kasus penularan Covid-19 yang makin meningkat di masyarakat, termasuk juga sivitas akademika ITS yang makin banyak terjangkit.

Bahkan, Rektor ITS Prof. Mochamad Ashari diketahui terpapar virus Covid-19 sehari setelah diputuskannya lockdown.

Larangan ini berlaku bagi seluruh dosen, tenaga kependidikan (tendik), mahasiswa, mitra, dan masyarakat umum. Kecuali Tenaga Kesehatan, Satuan Keamanan Kampus (SKK), Satgas Covid-19, tenaga Sarana Prasarana (Sarpras) yang sedang bertugas, dan warga di kompleks Perumahan ITS.

Selama lockdown kampus, semua dosen dan tenaga kependidikan diimbau tetap di rumah dan melaksanakan Working from Home (WFH).

Terakhir Anggra mengatakan, Biro Sarana Prasarana ITS bersama Satgas Covid-19 ITS akan segera melakukan sterilisasi dengan penyemprotan disinfektan di seluruh kawasan ITS.

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes
Share
0 Comments

No Comment.