Serikut Guru Dukung Keputusan Nadiem Menunda Pelaksanaan Asesmen Nasional

masukkampus

Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mendukung keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim untuk menunda pelaksanaan Asesmen Nasional (AN) tahun 2021.

Sekretaris Jendeal FSGI Heru Purnomo mengatakan, FSGI sangat mengapresiasi Kemendikbud yang telah mempertimbangkan untuk menunda pelaksanaannya, apalagi pada masa pandemi Covid-19.

Ia menambahkan, alasan Nadiem menunda AN cukup logis. Pasalnya, Pandemi Covid-19 yang belum bisa dikendalikan dan cenderung meningkat. Terlebih, beberapa wilayah di Indonesia dilanda bencana alam, seperti Kalimantan Selatan, Sulawesi Barat, dan Jawa Barat.

Ia mengatakan, dalam kondisi pandemi dan bencana alam, maka dapat dipastikan pemenuhan hak atas pendidikan dan pembelajaran  sangat sulit dilaksanakan. Terlebih, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) juga belum bisa dilakukan.

Untuk diketahui, Asesmen Nasional (AN) yang semula akan dilaksanakan pada Maret 2021 ditunda menjadi September-Oktober 2021.

FSGI juga mendorong pemerintah untuk memenuhi hak pembelajaran dengan menentukan prioritas dalam situasi bencana saat ini. Dalan artian, peserta didik kelas akhir di setiap jenjang pendidikan perlu menjadi prioritas terkait pemenuhan hak atas pembelajaran dan ujian sekolah.

Terakhir ia menambahkan, Dinas Pendidikan dan sekolah harus menggunakan kurikulum khusus dalam situasi darurat seperti mekanisme ujian, materi ujian, dan teknis pelaksanaannya, terkhusus wilayah-wilayah yang terkena bencana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Kabar Baik! Subsidi Kuota Kemendikbud Diperpanjang Hingga Mei 2021

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan memutuskan untuk memperpanjang subsidi kuota internet gratis kepada siswa, mahasiswa, guru, dosen dan tenaga kependidikan lainnya pada tahun 2021. Mendikbud Nadiem Makarim menjelaskan, di tahun 2020, bantuan subsidi kuota telah diberikan kepada siswa, mahasiswa, guru dan dosen dengan total penerima 35,59 juta orang. Ia juga menegaskan […]

Subscribe US Now