Sekolah Tatap Muka Segera Terealisisasi, Nadiem: Persiapan Sudah 80%

masukkampus 1

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengatakan bahwa persiapan menuju pembukaan sekolah untuk pembelajaran tatap muka dengan protokol kesehatan ketat di seluruh Indonesia sudah hampir mencapai 100 persen.

Mendikbudristek, Nadiem Makarim mengatakan, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi persiapan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di 46 kabupaten/kota menunjukkan hasil yang baik dengan presentase 80 persen.

Melansir dari suara.com, Direktur Sekolah Dasar, Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen Kemendikbudristek, Sri Wahyuningsih memaparkan, hampir semua sekolah sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19, Dinas Pendidikan, fasilitas kesehatan, mendata kesiapan sekolah dengan daftar periksa, lalu membentuk Satgas Covid-19 internal untuk mulai PTM.

Lanjutnya, persiapan ini harus dilakukan dengan matang oleh pemerintah daerah, satgas covid-19 daerah, sekolah, dan restu orang tua sesuai daftar periksa yang sudah ditetapkan dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri.

Selain itu, ia juga mengatakan jangan main-main dengan PTM. Karena semuanya harus dipersiapkan oleh satuan pendidikan, semangat PTM luar biasa diberikan oleh satuan pendidikan, namun ketika lalai jangan sampai terjadi penularan Covid-19.

Terakhir, Sri mengungkapkan bahwa dalam SKB tersebut mewajibkan sekolah tetap memberikan dua opsi yakni pembelajaran tatap muka (offline) atau jarak jauh (online) sesuai dengan izin orang tua atau wali murid.

One thought on “Sekolah Tatap Muka Segera Terealisisasi, Nadiem: Persiapan Sudah 80%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Duh! Rayakan Kelulusan Dengan Konvoi Saat Pandemi, Ratusan Siswa Ini Ditangkap Polisi

Ratusan siswa melakukan konvoi ke objek wisata Pantai Kurenai, Kecamatan Kabila Bone, Bone Bolango, Selasa 4 Mei 2021. Mereka merayakan kelulusan saat pandemi Covid-19. Kapolsek Kabila Bone Iptu Mahyudin Popoi mengatakan, bahwa 114 siswa SMA/SMK yang dibubarkan tersebut berasal dari 3 sekolah yang ada di Gorontalo. Lanjutnya, padahal larangan konvoi […]

Subscribe US Now