Segera Daftar! Pendaftaran Taruna AKPOL Telah Dibuka

masukkampus

Sekolah Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) telah resmi membuka pendaftarannya. Pendaftaran Taruna Akpol tahun 2021 sudah dimulai pada Kamis, 19 Maret 2021 dan berakhir pada 1 April 2021.

Seleksi penerimaan di tingkat daerah dilakukan oleh panitia daerah (Panda) di Polda. Sementara untuk tingkat pusat dilaksanakan Panitia Pusat (Panpus) di Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah.

Tahun ini Akpol menerima 175 orang, terdiri dari 145 pria dan 30 wanita untuk dididik menjadi calon perwira Polri.

Setelah lulus dari pendidikan selama empat tahun, taruna Akpol akan menjadi Perwira Pertama Polri dengan Pangkat Inspektur Polisi Dua atau IPDA. 

Buat kamu yang ingin mendaftarkan diri menjadi Taruna Akpol, berikut syaratnya :

1. Pendaftar melamar online di website penerimaan anggota Polri dengan alamat website penerimaan.polri.go.id
2. Setelah itu, melakukan verifikasi paling lambat 4 (empat) hari, terhitung sejak pendaftaran online. Apabila lebih dari 4 (empat) hari maka secara sistem otomatis data pendaftar online terhapus pada pukul 24.00 WIB hari keempat. Jika pendaftar akan melakukan verifikasi maka pendaftar harus mengulangi pendaftaran online kembali.
3. Mengisi form registrasi yang berkaitan dengan identitas pendaftar, memasukkan NIK yang telah terdaftar di Disdukcapil, identitas orang tua dan keterangan lain sesuai format dalam website.
4. Nilai kelulusan rata-rata:
a) Tahun 2016 s.d. 2019 dengan nilai rata-rata Ujian Nasional (UN) minimal 60,00;
b) Tahun 2020 menggunakan nilai rata-rata rapor dengan nilai akumulasi minimal 70,00;
c) Tahun 2021 akan ditentukan kemudian.
5. Untuk lulusan tahun 2021 (yang masih kelas XII) nilai rapor rata-rata kelas XII semester I minimal 70,00.
6. Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan;
7. Tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku):
a) Pria : 165 cm
b) Wanita : 163 cm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

DPR RI : Efektivitas PJJ Hanya 40%, Pemerintah Harus Menyiapkan Skema Sekolah Tatap Muka

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mendukung upaya pemerintah untuk menyiapkan skema pembelajaran sekolah secara tatap muka di masa pandemi COVID-19. Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengatakan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) efektivitasnya hanya 40 persen. Oleh karena itu, pemerintah harus menyiapkan skema belajar tatap muka. Syaiful […]

Subscribe US Now