Ratusan Kasus Pelanggaran Hak Anak dalam Dunia Pendidikan

masukkampus

Pelanggaran hak anak di bidang pendidikan seringkali terjadi. Menurut data, pelanggaran ini didominasi oleh kasus kekerasan.
.
.
Sebanyak 451 kasus bidang pendidikan diterima KPAI, separuhnya atau 228 kasus dari jumlah itu merupakan kasus kekerasan
.
“Di tahun 2018 total terdapat 451 kasus yang terdiri dari kasus kekerasan itu sebanyak 228 kasus atau sekitar 50%,” kata Retno Listyart, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)
.
Di posisi kedua, diikuti dengan kasus tawuran antarpelajar sebanyak 114 kasus.
.
Ketiga, terdapat 73 kasus anak sebagai korban kebijakan di tahun 2018.
.
“Angka ini lebih tinggi dari tahun sebelumnya” imbuhnya.
.
.
Anak sebagai korban kebijakan contohnya ialah anak yang mejadi korban bencana dikhawatirkan tidak dapat mengikuti UN akibat masih belum bisa bersekolah sampai saat ini.
.
Oleh karena hal tersebut, KPAI mengusulkan agar anak tersebut diberi keistimewaan dalam mengikuti UN mendatang. Misalkan, menguji materi hanya sampai bagian terakhir yang diajarkan sebelum bencana terjadi.
.
Kasus pelanggaran lainnya ialah memberikan pekerjaan rumah yang melampaui batas normal, memberikan soal ujian /test yang memiliki tingkat kesulitan tidak wajar, ataupun kekerasan saat proses belajar mengajar terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

5 Keterampilan Dasar yang Wajib Dimiliki Agar dapat Kerja

Para HRD perusahaan yang melakukan open recruitment seringkali terpaksa harus menolak pelamar kerja yang saat itu mendaftar akibat kurangnya kapabilitas diri yang dimiliki. . Untuk itu, kepada generasi selanjutnya yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi maupun sedang menuntut ilmu, jangan lupa untuk mengasah keterampilan guna mempermudah kalian diterima di […]

Subscribe US Now