Miris! Siswa SMK ini Dilarang Ikut Ujian Karena Belum Melunasi Biaya SPP

masukkampus

Dunia pendidikan kembali tercoreng, pasalnya salah satu orang tua siswa SMK swasta dari Surabaya melaporkan kepada anggota DPRD, bahwa anaknya tidak bisa mengikuti ujian lantaran belum melunasi SPP bulanan.

Fadhil Zulkarnain, seorang siswa yang tak boleh mengikuti ujian sekolah. Selama 4 bulan sejak November 2020, hingga Februari 2021, Fadhil tak bisa membayar SPP setiap bulan sebesar Rp 452.000. Karena orang tuanya terdampak pandemi Covid-19.

Awalnya ia diminta mencicil 2 bulan terlebih dahulu agar bisa ikut ujian sekolah. Tapi sayangnya orang tua Fadhil belum mempunyai uang. Orang tuanya sendiri bekerja sebagai pekerja angkut bahan bangunan.

Fadhil bersama orang tua yang tinggal di Jl Kenjeran kebingungan karena diminta melunasi sebagai syarat ikut ulangan.

Setelah mengadukan hal tersebut kepada DPRD, akhirnya Fadhil diizinkan untuk mengikuti ujian semester, walaupun dia sempat tertinggal di mata ujian Agama.

Anggota DPRD Surabaya, Baktiono menyayangkan di era sekarang masih ada yang melakukan pendekatan menghalangi ujian karena belum melunasi SPP. Apalagi ini dalam kondisi tekanan pandemi.

Selain itu problema siswa akan pelunasan SPP kerap ditemui. Selain tidak bisa ikut ujian biasanya pihak sekolah akan menahan rapor sampai ijazah, yang jelas-jelas dilarang.

Ia berharap, Dinas Pendidikan khususnya Provinsi Jawa Timur lebih peduli lagi terhadap kasus-kasus seperti ini, jangan sampai keulang kembali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

KPAI : Sekolah Tatap Muka Bulan Juli Harus Dilakukan Secara Bertahap

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti mengatakan bahwa pembukaan sekolah tatap muka harus dilakukan secara bertahap mulai dari jenjang SMA , SMP, SD, kemudian ke TK dan PAUD. Menurutnya cara ini penting untuk memastikan kepatuhan dan penerapan protokol kesehatan sudah dilakukan dengan baik. Sebagai informasi, Mendikbud Nadiem Makarim […]

Subscribe US Now