Khawatir Terkena Covid-19, Kuliah Tatap Muka Hanya Untuk Mahasiswa Tingkat Akhir

Airul Septian

Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Paristiyanti Nurwardan mengatakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah dan kampus mulai dibuka bulan Juli 2021.

Namun PTM akan dilaksanakan secara terbatas selama masa transisi, yaitu sebelum semua mahasiswa mendapatkan vaksin.

Ia juga menyebut selama transisi, PTM hanya berlaku untuk mahasiswa yang sedang menjalankan praktik kompetensi dan finalisasi tugas akhir saja. Tujuannya adalah untuk meminimalisr penyebaran virus Covid-19.

Paristiyanti menghimbau agar pihak-pihak terkait yang akan melangsungkan PTM tetap menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh Satgas Covid-19.

Sebagai informasi, kampus akan dibuka apabila dosen telah melaksanakan vaksinasi yang dilakukan oleh pemerintah. Hal ini bertujuan untuk menumbuhkan herd immunity kepada dosen.

Selain dosen, mahasiswa juga akan mendapatkan vaksinasi. Namun, hal ini masih disiapkan oleh pemerintah.

Lanjutnya, usai vaksinasi, pimpinan perguruan tinggi diminta untuk menyiapkan peraturan turunan mengenai PTM.

Terakhir ia mengatakan, pihak kampus juga harus melakukan konsultasi dengan Gugus Tugas Covid-19 sebelum melakukan belajar tatap muka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Mahasiswa Belum Menjadi Target Vaksinasi, Kampus Ragu Untuk Kuliah Tatap Muka

Sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) mengaku khawatir jika kampus dibuka ketika mahasiswa belum menerima vaksin Covid-19. Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Jamal Wiwoho mengatakan, masih ada sejumlah PTN yang tidak berani membuka kampus dengan kondisi pandemi saat ini. Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS), Surakarta, Jawa Tengah mengatakan […]

Subscribe US Now