DPR RI : Efektivitas PJJ Hanya 40%, Pemerintah Harus Menyiapkan Skema Sekolah Tatap Muka

masukkampus

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mendukung upaya pemerintah untuk menyiapkan skema pembelajaran sekolah secara tatap muka di masa pandemi COVID-19.

Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengatakan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) efektivitasnya hanya 40 persen. Oleh karena itu, pemerintah harus menyiapkan skema belajar tatap muka.

Syaiful menyebut selama masa pembelajaran jarak jauh ini, pemerintah sebenarnya sudah menyiapkan kebutuhan penunjang mulai dari subsidi kuota internet hingga penyederhanaan kurikulum, namun ia tidak bisa memastikan apakah peran orang tua sebagai pengganti guru bisa dilakukan.

Ia mengatakan, pihaknya juga mendorong pemerintah segera menuntaskan vaksinasi massal kepada seluruh tenaga pendidik guna menunjang rencana sekolah tatap muka.

Pihaknya juga mendorong pemerintah segera menuntaskan vaksinasi massal kepada seluruh tenaga pendidik guna menunjang rencana sekolah tatap muka.

Lanjutnya, sekolah yang mulai dibuka pada bulan Juni 2021 mendatang harus menerapkan kebiasaan baru di masa pandemi COVID-19.

Selama protokol kesehatan ketat dan ada komitmen pengawasan maksimal dari satgas, DPR RI pasti mendukung penuh rencana ini.

Terakhir, ia juga menyebutkan bahwa dampak PJJ memberatkan siswa, ditambah mereka sudah lama tidak merasakan suasana sekolah, bertemu teman dan guru.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Syarat SIMAK UI 2021 Berubah, Siswa Diwajibkan Mengikuti Tes!

SIMAK UI tahun 2021 akan diadakan kembali pada tahun ini. Sebelumnya pada sosialisasi SBMPTN Info Day yang disiarkan secara streaming melalui akun Youtube Universitas Indonesia, Kepala Penerimaan Mahasiswa Baru UI, Dr. Gunawan, ST., MT., mengatakan bahwa pada pelaksanaan SIMAK UI 2021 tidak ada tes seleksi masuk bagi calon mahasiswa yang […]

Subscribe US Now