Praja IPDN Akan Dipecat, Jika Masih Melakukan Kekerasan Kepada Juniornya

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian kembali mengingatkan agar jangan lagi ada budaya kekerasan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri ( IPDN). Jika masih tetap ada praja yang melakukan kekerasan, maka pemecatan dan proses hukum akan dilakukan.

Ia juga mengatakan tidak akan segan-segan memecat dan mempidanakan apabila kasus kekerasan masih terjadi.

Menurut Tito, praja yang baru dilantik akan dibentuk menjadi manusia yang mendekati paripurna. Artinya memiliki kemampuan intelektual yang baik dengan ilmu-ilmu dasar, termasuk core bisnisnya adalah ilmu pemerintahan.

Tito menekankan, intelektual tanpa moralitas yang baik, meskipun kesehatan jasmani baik, bisa keluar dari IPDN.

Ia juga paham betul kehidupan sebagai taruna yang keras dan sangat disiplin. Pasalnya, ia juga pernah menjadi taruna di Akademi Kepolisian.

Selain itu ia mengungkapkan kekerasan yang dilakukan di mana-mana tujuannya cuma satu yaitu untuk membalas dendam dari senior ke juniornya. Kalaupun ada yang mengatakan bahwa kekerasan itu dalam rangka untuk membina supaya lebih disiplin, ia menambahkan bahwa itu omong kosong.

Karena itu, Tito sangat menentang keras kekerasan di lembaga pendidikan. Tito bercerita, saat masih menjadi Kapolri, dia tak segan mencopot pelaku kekerasan dan mendorong proses pidana.

Terakhir Tito mengatakan, ia tidak akan pandang bulu dalam menindak perilaku kekerasan baik itu anak pejabat maupun bukan.

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes
Share
0 Comments

No Comment.