Peserta UTBK Di UNSOED Harus Bawa Surat Sehat Dan Hasil Rapid Test


Panitia Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, menentukan sejumlah strandar operasional prosedur (SOP) pada pelaksanaan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020. Protokol kesehatan disiapkan untuk mengantisipasi penularan COVID-19 sesuai arahan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).
.
Ketua Panitia UTBK Unsoed, Krisnhoe Maya Woelandari mengatakan, setelah rapat dengar pendapat antara LTMPT dengan DPR RI dan rektor perguruan tinggi seluruh Indonesia terdapat sejumlah perubahan kebijakan. Di antaranya perubahan teknis UTBK dari empat sesi menjadi dua sesi.
.
Menurut Maya, selain perubahan aturan tersebut juga terdapat sejumlah peraturan baru. Dari hasil koordinasi dengan Bupati Banyumas, peserta yang berasal dari zona hijau hanya membawa surat keterangan sehat. Adapun peserta dari luar Provinsi Jawa Tengah atau dari Kabupaten/Kota di dalam Provinsi Jawa Tengah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan zona merah Covid-19 wajib menunjukkan rapid test yang masih berlaku dengan hasil non reaktif.
.
Pada pra simulasi yang digelar Panitia UTBK SBMPTN Unsoed tersebut, peserta yang diantar harus turun dari kendaraan di area drop zone. Selanjutnya mereka akan melakukan cek suhu badan.
.
Setelah pengukuran suhu, kata Maya, peserta harus mencuci tangan dan memasuki ruang transit. Di ruangan ini, petugas mengecek persyaratan administratif seperti hasil rapid tes, surat kesehatan serta membagikan formulir yang berisi riwayat perjalanan calon peserta UTBK dalam sepekan terakhir.
.
Peserta yang memenuhi persyaratan maka dipandu panitia untuk memasuki ruang ujian. Setelah selesai mengerjakan soal peserta mengerjakan soal mereka dipandu keluar ruangan dan langsung diminta pulang.

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes
Share
0 Comments

No Comment.