Perlengkapan Sekolah Secara Gratis Dibagikan Kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Seragam dan perlengkapan sekolah gratis siswa SD dan SMP dari keluarga kurang mampu atau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) mulai dilakukan. Pendistribusian pertama dilakukan di SMPN 2 Surabaya. Dengan jumlah 341 pelajar dari keluarga MBR yang menerima bantuan seragam gratis. Nantinya pendistribusian dilakukan secara bertahap sembari menunggu produksi dari pelaku UMKM Surabaya lainnya.

Eri Cahyadi selaku Wali Kota Surabaya mengatakan bahwa Pemkot Surabaya akan berkomitmen memberikan jaminan penyelenggaraan pendidikan gratis, khususnya bagi keluarga MBR. Selain itu juga terus akan meningkatkan perekonomian warga melalui produk UMKM. Dalam hal ini, pihaknya melibatkan ratusan pelaku UMKM Surabaya dalam proses pembuatan seragam dan perlengkapan sekolah mulai dari sepatu, topi, bage, tas, kaos kaki, seragam sekolah, seragam olahraga hingga ikat pinggang.

Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya mencatat khususnya untuk jenjang SMP, setidaknya ada 16.305 siswa penerima bantuan seragam sekolah gratis dari total 63 lembaga pendidikan negeri. Kemudian ada 10.565 siswa SMP dari 224 lembaga pendidikan. Menurut Kasimin sebagai Kepala SMPN 2 Kota Surabaya, adanya seragam sekolah gratis ini sangat membantu bagi para orang tua siswa dari keluarga MBR apalagi di kondisi pandemi COVID-19 seperti ini.

Orang tua dan siswa-siswi SMPN 2 Surabaya yang mendapatkan seragam gratis tersebut begitu bahagia dan sumringah, bahkan tak segan juga sampai mencobanya di saat itu juga. Rasa bahagia ini diungkapkan oleh Fahri Yoga Prasetya siswa kelas VII yang mengatakan kualitas barangnya bagus dan ia suka. Hal ini pun juga turut diungkapkan oleh Yuanita selaku salah satu wali murid SMPN 2 Surabaya yang mengaku bersyukur atas bantuan seragam gratis dari Pemkot Surabaya apalagi di saat corona begini.

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes
Share
0 Comments

No Comment.