Merapat! UNPAD Berikan Beasiswa Untuk Keluarga Dosen Yang Wafat

Pandemi COVID-19 telah merugikan banyak orang di dunia ini, baik secara finansial maupun korban jiwa. Jutaan orang harus kehilangan orang tersayangnya karena adanya pandemi ini. Begitupun dengan anggota keluarga dari dosen atau tenaga kependidikan di Universitas Padjadjaran. Melihat kondisi ini akhirnya Universitas Padjadjaran (Unpad) memberikan beasiswa pendidikan bagi putra/putri dosen dan tenaga kependidikan yang wafat pada masa pandemi COVID-19.

Sebanyak 50 anak dari 30 dosen dan tenaga kependidikan yang wafat akan menerima tabungan program beasiswa Anumerta dari Unpad. Penyerahan beasiswa pendidikan ini nantinya akan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Keuangan Unpad Prof. Ida Nurlinda bersama Sekretaris Direktorat SDM Unpad Dewi Rostiawati dan Kepala Kantor BRI Unpad Taufik Wibowo di Bale Sawala Gedung Rektorat Unpad.

Prof. Ida menjelaskan, pemberian beasiswa ini merupakan komitmen Unpad dalam mendukung proses pendidikan putra/putri pegawai yang wafat dalam menjalankan tugasnya. Kepedulian ini akan diwujudkan melalui pemberian beasiswa pendidikan mulai dari tingkat SD hingga perguruan tinggi dengan bekerja sama dengan mitra BRI Kantor Cabang Pembantu Unpad.

Lebih lanjut, Prof. Ida mengatakan bahwa selama pandemi COVID-19 telah belajar banyak. Selain meningkatkan kualitas institusi, Unpad terus meningkatkan kepedulian terhadap sivitas akademika dan tenaga kependidikan, terutama bagi mereka yang meninggal dunia saat masih berstatus sebagai pegawai aktif. Menurutnya, para dosen dan tenaga kependidikan yang wafat telah berkontribusi besar bagi kemajuan nama baik Unpad. Hal ini menjadi dasar bagi Unpad untuk memberikan sumbangsih bagi mereka yang telah berjasa.

Ia berharap agar apa yang sudah diberikan oleh almarhum/almarhumah dapat menjadi buah yang terus bisa dipetik oleh para ahli warisnya dengan menerima beasiswa tersebut.

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes
Share