MENRISTEK : Rangking PTN Di Indonesia Mengenaskan Dibandingkan Negara ASEAN Lainnya

Menteri Riset dan Teknologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek BRIN) Bambang Brodjonegoro membahas soal riset yang masih minim di Indonesia. Menurut Bambang, hal tersebut dapat dilihat dari ranking Universitas di Indonesia yang masih tertinggal dibanding negara lain.

Bambang menjelaskan bahwa berdasarkan QS World Ranking, perguruan tinggi seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, hingga Universitas Gadjah Mada masih berada di peringkat 300-an. Bambang bahkan menilai ranking perguruan tinggi Indonesia di tingkat Asia Tenggara (ASEAN) juga masih mengenaskan.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan bahwa ranking perguruan tinggi Indonesia masih tertinggal dibanding negara lain karena jumlah publikasi risetnya. Selain itu, riset di luar Universitas pun juga bernasib sama.

Salah satu penyebab minimnya riset di Tanah Air adalah biaya alias budget. Bambang menyatakan bahwa hanya 0,25 persen dari total GDP Indonesia yang dialokasikan untuk kepentingan riset.

Terakhir, Bambang juga mengungkapkan bahwa sumber pendanaan riset saat ini paling banyak dari negara. Menurut Bambang, 80 persen anggaran riset di Indonesia berasal dari pemerintah.

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes
Share
0 Comments

No Comment.