Mau Masuk UGM? Kamu Harus Tahu Informasi Ini..!

Calon mahasiswa baru yang mengincar bangku di Universitas Gadjah Mada perlu mencatat informasi terbaru dari kampus Bulaksumur ini. Untuk tahun 2020, UGM membuka tiga jalur seleksi penerimaan mahasiswa baru dengan kuota beragam.
.
Kepala Humas dan Protokol UGM, Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Ujian Masuk UGM.
.
1. Kuota 40 persen disiapkan untuk jalur UM UGM
Menurut Iva, UGM menyediakan kuota bagi mahasiswa baru sebanyak 25 persen untuk jalur SNMPTN, 35 persen untuk jalur SBMPTN dan 40 persen untuk jalur UM UGM.
.
Lalu presentase daya tampung mahasiswa baru sesuai dengan Permendikbud No. 6 Tahun 2020 Tentang Penerimaan Mahasiswa baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi. Selain itu terdapat surat edaran dari Tim pelaksana LTMPT kepada Rektor PTN-Badan Hukum di seluruh Indonesia. Sehubungan dengan edaran itu kita menetapkan perubahan kuota daya tampung.
.
2. Tak lolos SNMPTN, peserta bisa ikut SBMPTN atau UM UGM
Iva menjelaskan, SNMPTN dilaksanakan serentak seluruh Indonesia. Seleksi ditentukan dari prestasi akademik di sekolah.
.
Nantinya bagi peserta yang belum lolos di jalur SNMPTN, masih mempunyai kesempatan menjadi mahasiswa UGM melalui jalur SBMPTN dan UM UGM. Adapun jalur SBMPTN akan dilaksanakan dengan sistem Ujian Tulis Berbasis Komputer di bawah koordinasi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Hasil UTBK inilah yang akan digunakan sebagai bahan seleksi.
.
3. Jangan percaya oknum yang janjikan masuk UGM
Iva menerangkan, seleksi masuk UGM dilakukan dengan jujur dan transparan. Untuk itu, dirinya mengingatkan para orang tua yang ingin mendaftar kuliah anaknya ke UGM agar tidak percaya kepada orang yang mengaku bisa memasukkan putranya ke UGM. Selain itu, tidak ada pungutan selain biaya kuliah yang ada di laman resmi UGM dan laman resmi LTMPT.

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes
Share
0 Comments

No Comment.