Prodi Ini Hanya Ada 1 di Indonesia, Yuk Lihat Daya Tampungnya di SBMPTN 2021

masukkampus

Program studi adalah sesuatu hal yang sangat penting bagi calon mahasiswa, tujuannya adalah untuk melihat kemampuan calon mahasiswa terhadap jurusan yang akan mereka pelajari selama masa perkuliahan.

Dari ratusan atau bahkan ribuan program studi yang ada, ternyata ada beberapa prodi yang hanya ada satu di Indonesia. Yuk simak 6 daya tampung prodi terlangkah di Indonesia pada SBMPTN 2021, sebagai berikut!

1. Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat
Prodi ini hanya ada daru di Indonesia yaitu di Institut Pertanian Bogor (IPB). Pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2021, jurusan ini punya daya tampung 46 kursi.

2. Astronomi
Jurusan yang melakukan pengamatan terhadap tata surya ini hanya ada di Institut Teknologi Bandung (ITB). Prodi yang masuk dalam Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ini memiliki daya tampung SBMPTN 2021 sebesar 142 kursi.

3. Sastra Belanda
Program studi Sastra Belanda hanya bisa kamu temukan di Universitas Indonesia (UI). Daya tampung dalam SBMPTN 2021 dari program pendidikan Sastra Belanda cukup sedikit, hanya 9 kursi.

4. Teknik Nuklir
Jurusan ini hanya ada di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Adapun daya tampung pada SBMPTN 2021 sebanyak 18 kursi.

5. Teknik Transportasi Laut
Jurusan ini hanya ditemukan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Prodi ini memiliki daya tampung sebesar 15 kursi di SBMPTN 2021.

6. Rekayasa Nanoteknologi
Program studi Rekayasa Nanoteknologi hanya bisa ditemukan di Universitas Airlangga. Daya tampung di SBMPTN 2021 sebanyak 30 kursi.

Nah itu dia 6 program studi yang hanya ditemukan satu di Indonesia. Ada yang tertarik memilih 6 program studi tersebut Glads ?.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Jenuh Belajar di Rumah, Siswa SMA ini Memilih untuk Menikah

Satu tahun pandemi Covid-19 telah melanda Indonesia. Hal ini tentunya menimbulkan masalah, terkhusus di dunia pendidikan. Akibat dari pandemi, pemerintah memutuskan untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Di Provinsi Gorontalo sendiri, pemerintah belum memberikan izin membuka sekolah untuk belajar tatap muka. Tentunya dampak tersebut sangat berpengaruh kepada siswa. Akibat sekolah tidak […]

Subscribe US Now