Gara-Gara Kuliah Online, Psikologis Mahasiswa Sangat Terganggu

Para mahasiswa di Indonesia hingga kini masih melakukan pembelajaran secara online dari rumah.

Sebuah riset yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung menunjukan sebanyak 47% mahasiwa mengalami gejala depresif ditengah pandemi COVID-19.

Menurut SS (19) mahasiswa Ilmu Komunikasi di salah satu perguruan tinggi negeri Jakarta mengaku mengalami stress akibat PJJ yang dilaksanakan selama pandemi. Menurutnya, PJJ membuat ia merasa cepat lelah dan pusing akibat terlalu sering menatap layar laptop.

Banyaknya tugas yang diberikan oleh dosen selama PJJ juga dikeluhkan oleh Syefi (20) mahasiswa pendidikan di salah satu perguruan tinggi Jakarta. Menurutnya beban tugas yang beruntut menjadi penyebab munculnya stress yang dialami mahasiswa.

Prita Yulia Maharani, M.Psi., Psikolog, seorang Psikolog Klinis di Believe Consultant, Riliv dan DP5A menuturkan dalam pandangan psikologis stress ini termasuk ke dalam Cabin Fever,  yang dimana seseorang merasa terkotak di dalam suatu ruangan, seperti halnya dia dirumah aja. Belum lagi ketika ia dituntut untuk beradaptasi, karena kalau belajar di kelas dan di rumah itu berbeda. 

Menurutnya stress jika terus dibiarkan bisa menimbulkan frustasi. Frustasi yang berlebihan tersebut jika sudah memasuki level yang paling tinggi bisa menyebabkan depresi.

Maka dari itu, diharapkan pihak Kemendikbud dan pihak terkait dapat mengambil kebijakan demi mengatasi hal tersebut.

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes
Share
0 Comments

No Comment.