Dosen dan Mahasiswa UI Tak Lagi Mau Belajar Tatap Muka

Universitas Indonesia mengadakan survei kepada civitas akademika terkait kesiapan kegiatan belajar mengajar kampus secara online maupun offline.

Fakta mengejutkan bahwa dari survei tersebut didapatkan, dosen dan mahasiswa UI tidak berminat untuk kuliah tatap muka.

Pilihan kegiatan belajar tatap muka penuh hanya dipilih 24% responden mahasiswa dan 9% responden pengajar.

Di dalam survei tersebut diambil responden sebanyak 18.293 mahasiswa dan 1.610 dosen dari 14 Fakultas, Sekolah Ilmu Lingkungan, Sekolah Kajian Stratejik dan Global, dan Program Pendidikan Vokasi.

Dari total responden, hanya 4.542 mahasiswa ui yang bersedia belajar tatap muka. Namun, mayoritas mahasiswa dan dosen UI mengambil keputusan untuk melakukan metode pembelajaran bauran (blended learning) yang akan diterapkan pada Semester Ganjil tahun akademik 2021/2022 daripada metode tatap muka ataupun daring secara penuh.

Metode Blended Learning pada dasarnya merupakan pembelajaran yang dilakukan secara tatap-muka dan virtual.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan UI, Abdul Haris menegaskan, bahwa UI akan mempersiapkan kebijakan sematang mungkin jika menerapkan pembelajaran bauran di semester mendatang, kecuali untuk kegiatan yang sangat memerlukan interaksi langsung.

Terakhir, ia mengatakan responden berharap agar kuliah tatap muka hanya dilakukan pada mata kuliah prioritas, yaitu mata kuliah yang memerlukan interaksi langsung, seperti kuliah lapangan dan praktikum.

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes
Share
0 Comments

No Comment.