Dinas Pendidikan : Sekolah Tidak Boleh Menahan Ijazah Siswa Tidak Mampu

Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat menegaskan para kepala sekolah baik negeri maupun swasta, tidak boleh menahan ijazah siswa dengan alasan belum bayar SPP/DSP.

Disdik Jabar akan menyelesaikan masalah penahanan ijazah apabila ada aduan orang tua murid ke Ombudsman Jabar.

Sekretaris Disdik Jabar Wahyu Mijaya mengatakan, jika ada sekolah yang melakukan hal itu, sebaiknya dilaporkan ke dinas pendidikan setempat dengan melampirkan data terutama lokasi agar bisa segera diselesaikan. Yang pasti, disdik melarang sekolah menahan ijazah siswa dengan alasan apapun.

Ia memastikan, sekolah menengah atas negeri, baik umum maupun kejuruan, di Jawa Barat tidak boleh ada yang menahan ijazah siswa.

Jika penahanan ijazah terjadi di sekolah swasta, ujar Wahyu, sebaiknya orang tua melapor cabang dinas pendidikan di kabupaten dan kota.

Wahyu mengatakan, jika ada sekolah yang terbukti menahan ijazah siswa dengan alasan belum melunasi SPP akan ada sanksi bagi sekolah. Namun, Disdik akan menyelesaikan secara kekeluargaan terlebih dahulu.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah orang tua dan aktivis Forum Masyarakat Peduli Pendidikan (FMPP) mengadukan puluhan kepala sekolah negeri dan swasta di Kota dan Kabupaten Bandung, dan Garut ke Ombudsman terkait penahanan ijazah.

Ketua FMPP Illa Setiawati mengatakan, ijazah murid itu ditahan oleh para kepala sekolah dengan alasan menunggak pembayaran SPP.

Terakhir, ia berharap sekolah dapat memahami
kondisi siswa yang belum melunasi biaya SPP untuk tidak menahan ijazah siswa tersebut.

5.00 avg. rating (89% score) - 1 vote
Share
0 Comments

No Comment.