Berikut 5 Prodi Saintek Dan Soshum Paling Ketat di UI

Pendaftaran Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022 telah dibuka sejak 14-28 Februari 2022. Siswa yang dinyatakan eligible sudah dapat menentukan program studi di perguruan tinggi negeri (PTN) yang ingin dituju. Termasuk di Universitas Indonesia (UI). Banyak program studi yang ditawarkan di universitas ini. Sehingga tidak heran jika banyak yang siswa yang memperebutkan kursi di kampus tersebut.

Berikut 5 prodi di UI untuk klaster Saintek dan Soshum dengan tingkat keketatan persaingan tertinggi:

Prodi klaster Saintek
1. Pendidikan Dokter: 2,87-4,25 persen
2. Arsitektur: 2,89-4,65 persen
3. Statistika: 3,75-4,96 persen
4. Aktuaria; 1,28-4,18 persen
5. Arsitektur Interior: 2,94-4,97 persen.

Prodi klaster Soshum
1. Ilmu Komunikasi: 1,99-3,82 persen
2. Ilmu Hubungan Internasional: 1,52-2,25 persen
3. Bahasa dan Kebudayaan Korea: 1,83-3,03 persen
4. Sastra Inggris: 1,55-3,69 persen
5. Kriminologi: 3,01-3,80 persen

Melalui angka-angka tersebut terlihat bahwa persentase jumlah pendaftar prodi melalui SNMPTN yang berhasil lolos jika dibandingkan total pendaftar yang masuk. Artinya terjadi persaingan yang ketat disana. Misalnya dari 100 pendaftar yang daftar hanya sekitar 1 sampai 5 orang saja yang lolos. Data tersebut diambil sejak 2017-2021, dan pada tahun ini persentase keketatan bisa kurang lebih sama, lebih rendah atau malah lebih tinggi.

Dari data tersebut, harapannya dapat menjadi gambaran bagi siswa yang ingin bersaing dan mengambil prodi-prodi tersebut di UI. Pasalya melalui ketentuan dalam SNMPTN 2022, setiap siswa boleh memilih 1 hingga 2 prodi di perguruan tinggi. Jika memilih 2 prodi, maka salah satunya harus prodi di PTN yang ada di wilayah yang sama dengan asal SLTA-nya. Hal ini berbeda jika peserta memilih 1 prodi saja, maka ia akan dibebaskan memilih prodi apapun di PTN mana pun yang dikehendakinya.

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes
Share