Akibat Sistem Zonasi Siswi Mengakhiri Hidupnya Takut Tak Masuk SMA Favorit

Seorang siswi SMP di Kota Blitar ditemukan tewas gantung diri di sebuah kamar kos. Ditemukan pertama kali oleh Mariani (59), pengasuhnya yang juga tinggal di kamar kos yang sama dengan korban.
.
Mariani menuturkan sebelumnya tidak ada yang aneh dengan EP. Sebelum kejadian, korban menyuruhnya keluar dari kamar kos untuk membelikan nasi bungkus di warung dekat kos. Saat kembali, korban sudah tergantung pada seutas tali tampar berwarna biru di angin-angin pintu kamar kos.
.
Meski belum diketahui secara pasti penyebab siswi SMP ini nekat mengakhiri hidupnya, namun kabar yang beredar menyebutkan EP nekat gantung diri karena kecewa dengan sistem zonasi yang diterapkan Dinas Pendidikan.
.
Dengan sistem zonasi itu EP pesimis bisa masuk SMA Negeri 1 Kota Blitar yang merupakan SMA favoritnya, karena EP tinggal di luar zona SMA Negeri 1 Kota Blitar.
.
Hal senada diungkapkan teman sekelas korban di SMP Negeri 1 Kota Blitar. Sebelum nekat gantung diri, korban memang sempat mengeluhkan masalah zonasi sekolah. Ia merasa khawatir tak bisa masuk SMA favoritnya meski nilainya bagus karena terkendala sistem zonasi tersebut. Namun teman-teman sekelasnya tak menyangka jika hal itu membuat EP nekat mengakhiri hidupnya.
.
Dalam olah TKP itu petugas menemukan sejumlah surat yang ditulis EP sebelum bunuh diri. Dalam surat yang ditujukan kepada keluarga dan teman-teman EP itu tak ada satu pun yang menyebutkan masalah zonasi.

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes
Share
0 Comments

No Comment.