Bergaji 50 Juta Sebulan, Berikut Fakta Menarik Prodi Aktuaria

masukkampus

Program studi (prodi) Aktuaria menjadi salah prodi yang paling banyak dipilih calon mahasiswa baru selama tiga tahun terakhir. Khususnya di Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

Secara garis besar Aktuaria adalah gabungan antara akuntansi dengan matematika yang mana mahasiswa akan belajar seputar data, statistik, dan membaca peluang seperti memprediksi kemungkinan yang terjadi dari sebuah data.

Lalu seperti apa prodi Aktuaria ? Yuk mengenal lebih lanjut prodi Aktuaria.

1. Bergaji tinggi
Lulusan dari prodi Aktuaria memiliki gaji yang sangat besar. Hal ini karena lulusan Aktuaria sangat dibutuhkan dalam dunia kerja. Tak hanya itu beban kerja di prodi ini juga dapat dikatakan sangat besar, sehingga perusahaan dan instansi tidak tanggung-tanggung untuk memberikan gaji yang sangat besar. Bahkan yang baru lulus saja dapat digaji hingga 10 juta, apabila sudah senior gajinya dapat mencapai 50 juta per bulan.

2. Beragam mata kuliah
Beragam mata kuliah tersedia di prodi Aktuaria.
Mahasiswa di jurusan ini akan mempelajari mata kuliah seperti Komputerisasi dan Pemrograman Aktuaria, Dasar-dasar Kalkulus, Demografi dan Penyajian Tabel Mortalita, Hukum Asuransi, Manajemen Klaim, Matematika Asuransi Jiwa, dan Matematika Dana Pensiun.

3. Jenjang dari vokasi hingga S2
Program studi Aktuaria sendiri tersedia mulai dari jenjang vokasi hingga S-2. Jurusan vokasi Aktuaria tersedia di Universitas Indonesia yakni dengan nama Administrasi Asuransi dan Aktuaria. Tak hanya itu, untuk jenjang S-1 Aktuaria tersedia juga di Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Institut Teknologi Sepuluh November dan lainya. Untuk jenjang S-2 Aktuaria tersedia di Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh November, dan lainnya.

4. Tersedia berbagai macam profesi
.
Prospek kerja dari prodi Aktuaria berbagai macam, tak hanya jadi Aktuaris saja. Perlu kamu ketahui, profesi aktuaris juga sebenarnya tergolong sangat dibutuhkan, dan bergaji tinggi.
.
Selain profesi Aktuari, mahasiswa lulusan ini juga bisa berpeluang sebagai Pemeriksa Klaim dan Asuransi Properti; Penilai, Pemeriksa, dan Penyelidik Klaim Asuransi; Penaksir Asuransi untuk Kerusakan Kendaraan; Agen Penjualan Asuransi; dan Surveyor Risiko Asuransi.
.
5. Berbagai macam sertifikasi
.
Sertifikasi ini sangat penting dalam dunia kerja. Banyak perusahaan atau instansi mensyaratkan pelamar untuk mempunyai sertifikat sertifikasi, dengn tujuan bahwa pelamar tersebut telah teruji kemampuannya. Nah, lulusan Aktuaria nantinya akan memiliki beragam sertifikasi profesi mulai dari Ajun Ahli Asuransi Indonesia Jiwa (AAAIJ) dan Ahli Asuransi Indonesia Jiwa (AAIJ), Ajun Ahli Asuransi Indonesia Kerugian (AAAIK) dan Ahli Asuransi Indonesia Kerugian (AAIK), Associate Societies Actuary Indonesia (ASAI), Certificate in General Insurance (CGI) dan Certificate in Life Insurance (CLI), dan lainnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Nadiem Makarim Memutuskan Jadwal Asesmen Nasional Diundur September 2021

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menyebut pemerintah memutuskan Asesmen Nasional Tahun 2021 diundur ke bulan September. Awalnya, program pengganti Ujian Nasional (UN) itu dijadwalkan pada bulan Maret hingga Agustus 2021. Namun, Nadiem menyebut karena pandemi Covid-19, akhirnya pemerintah memutuskan untuk mengundur pelaksanaannya. Nadiem mengatakan penundaan dilakukan agar persiapan logistik […]

Subscribe US Now