KEMENDIKBUD Meminta Kampus Hapus Tiga Dosa Besar Pendidikan

masukkampus

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Prof. Nizam meminta agar kampus menghapus tiga “dosa besar” di jenjang pendidikan tinggi.

Ia menyebut tiga dosa besar tersebut adalah radikalisme/ ekstrimisme, narkoba dan miras serta perundungan dan kekerasan seksual. Hal tersebut harus dipinggirkan dikarenakan kampus adalah tempat yang nyaman, sehat, dan untuk berkreasi serta berinovasi.

Lanjutnya, kampus merupakan tempat melahirkan pemimpin bangsa dan intelektualitas yang kritis dan santun. Kritis, kreatif, santun, dan budaya ketimuran yang tidak boleh dihilangkan.

Tidak bisa dipungkuri lagi bahwa kekerasan seksual sering terjadi di lingkungan kampus, baik yang menimpa mahasiswa, dosen maupun civitas akademika.

Oleh karena itulah, semua stakeholder , baik rektor, mahasiswa, dosen , pegawai dan lainnya harus bersama melawan dan menghapus tiga besar dosa yang ada di kampus. Apabila masih ada kejadian yang menimpa hal tersebut, sebaiknya jangan takut unutk melapor ke pihak yang berwajib.

Terakhir ia menambahkan, kampus juga hendaknya bebas dari asap rokok. Jika kampus bebas dari asap rokok tentu lebih sehat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Tahun Depan UB Masih Tetap Melakukan Kuliah Online

Universitas Brawijaya masih akan melakukan kuliah online (daring) di tahun depan atau tahun ajaran 2020/2021. Hal itu dikarenakan kasus postif Covid-19 yang kian hari semakin bertambah. Wakil Rektor I Bidang Akademik Universita Brawijaya, Aulanni’am menjelaskan, pembelajaran atau kuliah online masih dilakukan dalam bentuk sinkron dan asinkron. Yang mana pembelajaran sinkron […]

Subscribe US Now