Catat! Berikut Syarat Lengkap Peserta SNMPTN Dan SBMPTN 2021

masukkampus

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi Negeri (LTMPT) telah menetapkan tiga jalur seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pada tahun 2021.

Jalur masuk PTN 2021 terbagi atas 3 jenis seleksi yaitu Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN), Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) serta Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN).

Adapun syarat peserta SNMPTN 2021 sebagai berikut :

1. Siswa/i kelas 12 memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing PTN.

2. Siswa/i kelas 12 memiliki NISN dan terdaftar dari PDSS.

3. Memiliki nilai rapor semester 1-5 yang telah diisikan di PDSS.

4. Peserta yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio.

Syarat peserta UTBK 2021 :

1. Memiliki Akun LTMPT.

2. Siswa SMA/ MA/ SMK Kelas 12 pada tahun 2021 atau peserta didik Paket C tahun 2021 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2021).

3. Lulusan SMA/ MA/ SMK/ sederajat tahun 2019 dan 2020 atau lulusan Paket C tahun 2019 dan 2020 dengan umur maksimal 25 tahun.

4. Membayar biaya UTBK 2021. Untuk kelompok Ujian Saintek atau Ujian Soshum membayar Rp 200.000 dan kelompok Ujian Campuran (Saintek dan Soshum) sebesar Rp 300.000.

5. Persyaratan peserta ujian:

Peserta yang akan memilih prodi Saintek, maka mengikuti TPS dan TKA Saintek.

Peserta yang akan memilih prodi Soshum, maka mengikuti TPS dan TKA Soshum.

Peserta yang akan memilih prodi Campuran (Saintek dan Soshum) maka mengikuti TPS, TKA Saintek dan TKA Soshum.

6. Hasil UTBK 2021 hanya berlaku untuk penerimaan tahun 2021.

Syarat peserta SBMPTN 2021 :

1. Siswa SMA/ MA/ SMK/ sederajat lulusan tahun 2019, 2020 harus sudah memiliki ijazah. Bagi lulusan SMA sederajat luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan.

2. Mengikuti dan memiliki nilai UTBK 2021.

3. Memiliki kesehatan yang memadai sehingga tidak mengganggu kelancaran proses studi.

4. Bagi peserta yang memilih program studi bidang Seni dan Olahraga wajib mengunggah portofolio.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

MENKO PMK: Semakin Lama Siswa PJJ, Moral Akan Terus Merosot

Menjelang dibukanya sekolah pada Januari 2021, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta agar pemerintah daerah bersama penyelenggara pendidikan membuat peta zona kerawanan Covid-19 secara detail. Sebagai contoh, jika di suatu daerah telah ditetapkan zona merah bisa jadi di dalamnya terdapat zona hijau, dan ini […]

Subscribe US Now