Pengganti Ujian Nasional Berencana Akan Diundur Menjadi Oktober Tahun 2021

masukkampus

Deputi Bidang Pendidikan dan Agama Kementerian Koordinator Pembangunan dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Agus Sartono mengusulkan Asesmen Nasional (AN) pengganti Ujian Nasional (UN) diundur hingga Oktober 2021.

Ia khawatir asesmen ini sulit diterapkan jika ditargetkan pada April 2020. Terlebih dengan asumsi pandemi covid-19 belum teratasi.

Menurutnya penerapan AN lebih baik diundur jika memang persiapan belum matang.

Untuk itu, ia ingin meminta penjelasan rinci dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengenai rencana detail pelaksanaan AN tahun depan.

Agus mengaku pihaknya baru sekali melakukan rapat dengan Kemendikbud. Ia belum menerima penjelasan teknis terkait mekanisme penyelenggaraan AN.

Kemendikbud sendiri berencana melaksanakan AN pada Maret atau April 2021 untuk SMP, SMA dan sederajat dan pada Juli untuk SD dan sederajat.

AN tidak bakal digelar untuk seluruh siswa di angkatan pendidikan tertentu seperti UN. Melainkan hanya kepada 45 siswa di pendidikan menengah dan 45 siswa di pendidikan dasar.

Pelaksanaannya akan dibagi menjadi tiga pengujian, yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) berupa literasi dan numerasi, Survei Karakter, dan Survei Lingkungan Belajar.

Meski direncanakan digelar tahun depan, sejumlah pemerhati pendidikan menilai sosialisasi AN terhadap guru, siswa, dan orang tua belum maksimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Asesmen Nasional Akan Digelar Pada Bulan Maret-Agustus 2021

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menegaskan asesmen nasional pengganti Ujian Nasional (UN) akan digelar pada bulan Maret-April dan Agustus 2021. Waktu pelaksanaannya akan berbeda di setiap jenjang. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud, Totok Suprayitno mengatakan, untuk tingkat SMP, SMA/SMK dan Paket A, B, C  akan dilaksanakan pada bulan Maret-April 2021, […]

Subscribe US Now