MENDIKBUD : Ada 272 Ribu Kerja Sama Antara SMK Dan Industri

masukkampus

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim menyebut terdapat 272 ribu kerja sama antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan industri.

Nadiem mengatakan kerja sama tersebut dilakukan dengan kurang lebih 160 ribu industri dan 87 bidang usaha di seluruh wilayah di Indonesia.

Kerja sama ini, katanya, membuktikan komitmen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam memastikan relevansi antara dunia pendidikan dan dunia kerja.

Diketahui, pemerintah ingin membangun link and match atau upaya menyesuaikan kebutuhan industri dengan pendidikan vokasi dengan harapan meningkatnya serapan pekerja pada masa mendatang.

Direktur SMK Kemendikbud, Bakrun mengatakan salah satu bidang yang didorong agar menjadi prioritas di SMK adalah pertanian. Menurutnya, terjadi pertumbuhan yang tergolong pesat dalam bidang tersebut.

Sebelumnya Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Wikan Sakarinto menyiapkan lima strategi yang ingin diterapkan dalam kerja sama antara vokasi dan industri. Lima strategi ini dilakukan melalui kerja sama yang dijalin antara keduanya.

Lima strategi tersebut antara lain, kurikulum disusun bersama berbasis Industri, ahli industri wajib dihadirkan mengajar di SMK/Kampus Vokasi, sertifikasi kompetensi bersama, program magang siswa/mahasiswa minimal satu selama semester, dan komitmen penyerapan lulusan.

Terakhir pihak Kemendikbud akan berupaya mengubah pendekatan pendidikan vokasi melalui kurikulum baru, di mana pembelajaran akan dibuat agar mudah beradaptasi dengan perkembangan industri seiring digitalisasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Gara-Gara Kuliah Online, Psikologis Mahasiswa Sangat Terganggu

Para mahasiswa di Indonesia hingga kini masih melakukan pembelajaran secara online dari rumah. Sebuah riset yang dilakukan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung menunjukan sebanyak 47% mahasiwa mengalami gejala depresif ditengah pandemi COVID-19. Menurut SS (19) mahasiswa Ilmu Komunikasi di salah satu perguruan tinggi negeri Jakarta mengaku mengalami stress […]

Subscribe US Now