Minim Sosialisasi Dari Kemendikbud Guru Cari Tahu Sendiri Tentang Asesmen Nasional 2021

masukkampus

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan menjalankan Asesmen Nasional (AN) atau Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dan Survei Karakter untuk menggantikan Ujian Nasional (UN) mulai tahun depan. Namun hingga menjelang akhir tahun 2020 sosialisasi dari AN tersebut sangat minim.

Kepala Sekolah SMAN 2 Bayan, Lombok Utara, Mochammad Fatkoer Rohman juga mengatakan, sosialisasi AN belum dilakukan oleh disdik setempat. Ia berusaha mencari sendiri informasi tentang AN secara mandiri melalui media sosial.

Ia mengatakan kesiapan guru dan siswa sampai saat ini belum menerima informasi secara resmi dari kepala dinas pendidikan, informasi AN ini diperoleh hanya melalui instagram Kemendikbud.

Koordinator Perhimpunan untuk Pendidikan dan Guru (P2G), Satriwan Salim juga mengatakan, belum ada pengaturan dan naskah akademik dari AN.

Hal ini juga diakui guru SMA Negeri di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Imron Wijaya. Ia mengatakan informasi terkait AN baru sebatas draf dalam bentuk power point (ppt) dan pdf.

Minimnya sosialisasi dari pemerintah daerah maupun disdik ini dikhawatirkan membuat tujuan dari AN menjadi tidak jelas, dan membuat guru serta siswa kebingungan. Kebanyakan guru akhirnya menganggap AN adalah UN hanyalah kebijakan berganti nama belaka. Di sisi yang sama juga sosialisasi mengenai AN di ibu kota pun masih minim.

Kepala Bidang SMP dan SMA Disdik DKI Jakarta, Muhamad Husin pun mengungkapkan perihal penyebab pihaknya belum kunjung melakukan sosialisasi ke satuan pendidikan. Alasannya, belum ada petunjuk teknis (juknis), sehhingga muncul dugaan terjadi kendala teknis dalam mempersiapkan AN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Pendidikan Dapat Rapor Merah. Kemendikbud: Kami Sudah Bekerja Keras

Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) memberi rapor merah terhadap satu tahun kinerja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim. FSGI menilai kriteria ketuntasan minimum (KKM) terhadap Nadiem sebesar 75, dan menilai delapan kebijakan yang dibuat Nadiem selama setahun menjabat di bawah KKM. Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Kerjasama dan Hubungan […]

Subscribe US Now