Serikat Guru Memberikan Nadiem Nilai KKM Untuk Program Pengganti UN

masukkampus

Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) memantau kinerja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim sejak dilantik pada 23 Oktober 2019. Selama setahun ini, FSGI menyimpulkan Nadiem mendapat raport merah atas kinerja yang masih dinilai buruk.

FSGI memberikan penilaian kinerja dengan memberikan nilai rapor atau penilaian hasil kinerja dengan menggunakan Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) sebesar 75.

Untuk Kurikulum Darurat FSGI memberi nilai nilai 80 (tuntas). Penghapusan UN/USBN dengan nilai sempurna 100 ( tuntas), Asesmen Nasional dengan nilai 75 (tuntas). Sedangkan ada lima kinerja Nadiem yang dianggap tidak tuntas, antara lain relaksasi BOS dengan nilai 60 (tidak tuntas), BDR atau PJJ dengan nilai 55 (tidak tuntas), Hibah Merek Merdeka Belajar dengan nilai 60 (tidak tuntas), Bantuan Kuota Belajar dengan nilai 65 (tidak tuntas) dan Program Organisasi Penggerak (POP) dengan nilai 50 (tidak tuntas).

Wasekjen FSGI Mansur menjelaskan indikator penilaian didasarkan pada kelebihan dan kekurangan dari masing-masing program. Jika lebih banyak kelebihannya, maka nilai yang diperoleh Nadiem akan tinggi. Namun jika program tersebut lebih banyak faktor kelemahannya, maka nilainya semakin rendah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Catat! Ini Dia Tips Untuk Memilih Sekolah Kedinasan Di Indonesia

Sekolah kedinasan terus menjadi primadona bagi lulusan SMA/SMK sederajat. Banyak keuntungan yang ditawarkan sehingga selalu menarik minat para pendaftarnya. Selain biaya yang gratis, mereka yang menempuh pendidikan di sekolah kedinasan berkesempatan menjadi CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) setelah lulus kuliah. Buat kamu pejuang kedinasan, wajib banget dibaca tips untuk memilih […]

Subscribe US Now