Tak Bisa Ikut Belajar Daring, Siswi Ini Putuskan Nikah Di Usia Muda

masukkampus

Siswi berusia 15 tahun ini memutuskan menikah muda lantaran tak mempunyai fasilitas pendukung untuk pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Diketahui siswi tersebut berinisial EB yang berusia 15 tahun di Kecamatan Batukelang Utara, Lombok Tengah, NTB.

Ia memutuskan untuk menikah dengan UD, remaja berinisial 17 tahun. Sementara UD telah lama putus sekolah sejak ayahnya meninggal dunia.

Ia mengatakan ketika UD datang bersama keluarganya memintanya ke nenek untuk mau diajak menikah, lantaran sudah bingung karena 4 bulan tidak sekolah, akhirnya ia memutuskan untuk menerima lamaran dari UD.

EB dan UD menikah pada 10 Oktober 2020. Remaja ini kini menjalani hidup sebagai ibu rumah tangga.

Kepala Dusun Kumbak Dalem, Abdul Hanan membenarkan adanya pernikahan warganya yang masih berusia dini.

Pernikahan itu sengaja tidak dilaporkan ke pemerintah desa dan Kantor Urusan Agama karena khawatir kedua remaja ini akan dipisahkan.

Hal ini perlu menjadi catatan khusus bagi pemerintah, khususnya Kemendikbud untuk mengevaluasi sistem pembelajaran jarak jauh ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Serikat Guru Memberikan Nadiem Nilai KKM Untuk Program Pengganti UN

Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) memantau kinerja Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim sejak dilantik pada 23 Oktober 2019. Selama setahun ini, FSGI menyimpulkan Nadiem mendapat raport merah atas kinerja yang masih dinilai buruk. FSGI memberikan penilaian kinerja dengan memberikan nilai rapor atau penilaian hasil kinerja dengan menggunakan Kriteria Ketuntasan […]

Subscribe US Now