Tidak Semua Siswa Bisa Ikut Ujian Asesmen Nasional Tahun 2021

masukkampus

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kini mulai menyosialisasikan Asesmen Nasional sebagai pengganti Ujian Nasional pada 2021.

Nadiem Anwar Makarim selaku Mendikbud mengatakan perubahan mendasar pada Asesmen Nasional adalah tidak lagi mengevaluasi capaian peserta didik secara individu, akan tetapi mengevaluasi dan memetakan sistem pendidikan berupa input, proses, dan hasil.

Asesmen Nasional nantinya akan terdiri dari tiga instrumen, yakni Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), Survei Karakter dan Survei Lingkungan Belajar.

Kemendikbud menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan Asesmen Nasional ini, responden murid akan dipilih secara acak dengan jumlah maksimal 30 orang murid SD/MI, 45 murid SMP/MTs, serta 45 murid SMA/SMK/MA di satuan pendidikan.

Sementara responden satuan pendidikan kesetaraan ialah semua warga belajar yang terdaftar sebagai peserta ujian kesetaraan Paket A/Ula-Kelas 6, Paket B/Wustha-Kelas 9 serta Paket C/Ulya-Kelas 12.

Dalam artian, tidak semua siswa mengikuti Asesmen Nasional pada tahun 2021.

Informasi yang diperoleh dari Asesmen Nasional tersebut, selanjutnya akan digunakan untuk perbaikan kualitas belajar mengajar, yang pada akhirnya akan meningkatkan hasil belajar murid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Persiapan SNMPTN & SBMPTN Sebaiknya Mulai Dari Mana Ya?

Salah satu ketakutan terbesar dari para peserta penerimaan mahasiswa baru melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN yang paling sering dialami adalah “ketidaksiapan menghadapi soal”. Itulah mengapa marak Try Out dilangsungkan untuk membantu peserta dalam belajar•Padahal, mereka tidak tau bahwa selain belajar, penting untuk memahami seluk-beluk dari kedua sistem penerimaan ini sehingga […]

Subscribe US Now