Persiapan Kuliah Offline, Kampus Diminta Untuk Menyiapkan Adaptasi Kebiasaan Baru

masukkampus

Dampak dari pandemi covid-19 untuk dunia pendidikan terhitung sangat banyak. Terlebih lagi, terdapat ratusan mahasiswa positif covid-19 di sebuah kampus di Jakarta. Hal ini memberikan sebuah bukti, jika dunia kampus merupakan area yang bisa menjadi tempat risiko tinggi untuk penularan covid-19.

Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah mengambil kebijakan, bahwa sistem pembelajaran dilakukan secara online hingga tahun ajaran baru. Namun, tidak semudah membalikkan telapak tangan untuk mengimplementasikan kebijakan tersebut.

Epidemiolog Universitas Gadjah Mada (UGM), Riris Andono Ahmad mengatakan, persiapan adaptasi baru di lingkungan perguruan tinggi menjadi isu penting di tengah pandemi covid-19.  Sebab dunia pendidikan masih membutuhkan adanya interaksi antara mahasiswa dengan dosennya.

UGM telah berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan berbagai penyesuaian dalam melaksanakan pembelajaran di masa adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi. Kegiatan pembelajaran di UGM pun saat ini masih dilakukan secara daring.

Apabila terpaksa melakukan pembelajaran tatap muka, maka pelaksanaannya sesuai dengan protokol kesehatan dan waktu tatap muka disarankan tidak lebih dari 30 menit. 

Saat ini UGM telah mengizinkan mahasiswanya untuk melakukan praktik magang khusus untuk mahasiswa tingkat akhir, dengan syarat menerapkan protokol kesehatan.

Tak hanya itu, untuk menyiapkan penerapan kebiasaan baru, pihaknya telah melakukan pengaturan ruang kuliah dengan mengurangi mahasiswanya hingga 60 persen.

Langkah lain yang dilakukan untuk mencegah penularan covid-19 di kampus yaitu menganjurkan 3M seperti anjuran dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 yang berulang kali menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mencegah penyebaran pandemi virus korona lewat disiplin protokol kesehatan.

Terakhir, untuk mendukung pembelajaran , UGM melakukan penguatan fasilitas layanan kesehatan, penguatan kemampuan pelacakan, serta penelusuran dan pengujian serta penyiapan sarana isolasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Idaman Mahasiswa, Dosen Ini Memberikan Nilai A Untuk Yang Ikut Aksi Demo

Sejumlah dosen diketahui mendukung mahasiswanya melakukan aksi demo untuk menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja. Dukungan tersebut diberikan mulai dari memberi nilai A kepada mahasiswa dan meliburkan perkuliahan. Salah satunya di Surabaya, seorang dosen Universitas Wijaya berjanji memberi nilai A pada mahasiswanya yang berunjuk rasa menolak UU Cipta Kerja. Ia […]

Subscribe US Now