Terror Video Call Cabul Di Kampus, 13 Mahasiswi Menjadi Korban

masukkampus

Sebanyak 13 mahasiswi UIN Alauddin Makassar menjadi korban teror video call cabul  yang dilakukan oleh seorang pria tidak dikenal.

Para korban telah melaporkan peristiwa yang dialaminya ke pihak kepolisian.

Tim Cybercrime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan telah mengamankan pelaku yang berusia 26 tahun tersebut.

Menurut Kapolda Sulsel, bahwa pelaku ingin melampiaskan hawa nafsunya sehingga dia nekat mengirimkan konten-konten yang melanggar norma kesusilaan.

Disisi lain, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan mengatakan, dalam menjalankan aksinya, pelaku menggunakan aplikasi media sosial, WhatsApp pada malam hari.

Pemuda berusia 26 tahun ini pun dijerat dengan pasal 45 ayat 1 juncto pasal 27 ayat 1 Undang-undang nomor 11 2008 tentang ITE dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp 1 miliar.

Pasalnya, korban mengaku trauma menggunakan telepon seluler hingga mengganggu aktivitas kuliah daring.

Teror video call ini terjadi sejak bulan Juli 2020 lalu dan baru terungkap setelah belasan mahasiswi yang menjadi korbannya resah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Seberapa Ketat Persaingan SNMPTN & SBMPTN 2020

Persaingan di SNMPTN dan SBMPTN sangatlah ketat. Pada tahun 2020, data KEMENDIKBUD menyatakan bahwa jumlah pendaftar SNMPTN mencapai 489.601 namun yang diterima hanya 96.496. Terdapat sekitar 390 ribu orang gagal pada seleksi ini. Tidak kalah pelik, persaingan SBMPTN 2020 juga sangat mencengangkan. Dari 702.450 orang peserta, PTN di Indonesia hanya […]

Subscribe US Now