UNESA Anggarkan 5 Miliar Untuk Kuota Internet Mahasiswa

masukkampus

Hingga saat ini, berdasar instruksi Mendikbud, perkuliahan masih dilakukan secara daring. Di tengah masa adaptasi kebiasaan baru tersebut, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menyiapkan berbagai fasilitas pendukung belajar. Di antaranya, bantuan kuota internet bagi mahasiswa.
.
Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Sarana Prasarana Unesa Suprapto memaparkan, pihaknya menganggarkan dana Rp 5 miliar untuk kuota internet mahasiswa. Tiap mahasiswa mendapatkan bantuan kuota 10 gigabyte per bulan. Menurutnya supaya beban mahasiswa dalam pembelajaran maupun mengerjakan tugas-tugas berkurang. Meski, mungkin 10 gigabyte itu bisa jadi masih kurang.
.
Anggaran Rp 5 miliar tersebut disediakan untuk kuota internet bagi sekitar 31 ribu mahasiswa Unesa, mulai September hingga Desember 2020. Sebelumnya, pada April, Mei, dan Juni lalu, pihak kampus menggelontorkan dana Rp 3,5 miliar untuk bantuan kuota internet mahasiswa.
.
Bukan hanya itu, menyambut tahun akademik 2020/2021 ini, fasilitas fisik maupun nonfisik dilengkapi. Yaitu, Laboratorium (Lab) Merdeka Belajar. Lab yang terletak di kawasan hutan kampus Unesa Lidah Wetan tersebut merupakan fasilitas bagi mahasiswa untuk bisa belajar secara fleksibel.
.
Di hutan kampus tersebut, disediakan gazebo-gazebo, dinding-dinding untuk menggambar mural, pepohonan langka, dan hewan-hewan yang dikembangbiakkan untuk tujuan edukasi. Lab tersebut rencananya menjadi lokasi belajar mahasiswa dari berbagai jurusan.
.
Lab Merdeka Belajar itu, kata dia, akan bisa digunakan untuk mahasiswa yang ingin melakukan berbagai kegiatan. Misalnya, latihan berpidato, belajar melukis, melatih keolahragaan, belajar mengenai biologi dan ekosistem, serta banyak kegiatan lainnya. Pengerjaan Lab Merdeka Belajar tersebut ditargetkan selesai pada Desember mendatang. Selama perkuliahan tatap muka belum diterapkan, pembangunan fasilitas itu dipercepat agar segera bisa digunakan ketika pandemi usai.
.
Unesa juga kembali mengajukan pendirian fakultas vokasi. Sebelumnya, pengajuan dilakukan pada 2018 lalu. Namun, karena pemerintah melakukan moratorium pendirian fakultas baru, pengajuan tersebut ditolak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Lima Fakta Menarik Tentang UTBK SBMPTN Tahun 2020

Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) 2020 telah selesai pada 29 juli 2020. Digelar di tengah pandemi virus korona (covid-19) membuat UTBK-SBMPTN tahun ini memiliki banyak kendala dan peristiwa unik yang belum pernah terjadi sebelumnya..Banyak perubahan-perubahan yang terjadi dalam pelaksanaannya. Mulai dari penundaan jadwal hingga […]

Subscribe US Now