Nadiem Kaget Ada Wacana Pendidikan Militer Untuk Mahasiswa

masukkampus

Wakil Menteri Pertahanan Sakti Wahyu Trenggono sempat melontarkan wacana agar para mahasiswa bisa ikut pendidikan militer atau Program Bela Negara. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mengaku kaget saat mendengar adanya wacana wajib militer.
.
Nadiem menjelaskan tidak ada pemaksaan terhadap mahasiswa di tingkat universitas. Menurut dia, munculnya wacana pendidikan militer hanya spekulasi.
.
Nadiem menjelaskan Kemenhan dan Kemendikbud bukan membahas soal pendidikan militer. Dua kementerian tersebut membahas kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapat SKS saat hendak mengambil program pelatihan militer.
.
Nadiem dan Kemenhan berdiskusi yang sebenarnya sebagai bagian dari Kampus Merdeka bisa mengambil 1 semester di perusahaan, 1 semester exchange di kampus lain, satu semester mengajar di kampus mengajar. Bisa juga mengambil program secara voluntary kalau mau masuk program misalnya pelatihan perwira, officer tranning kayak di Amerika. Kalau kita ada pelatihan perwira dan mahasiswa kepengin ikuti itu, dia berhak dapat dapat SKS untuk program itu. Dan itu baik sekali melatih kepemimpinan melatih ketahanan nasional. Dia belajar ilmu ketahanan nasional, belajar ilmu militer dan secara fisik.
.
Nadiem menegaskan hal itu bersifat sukarela, bukan kewajiban. Menurutnya, setiap siswa dan mahasiswa dapat memilih sendiri pilihannya masing-masing tanpa paksaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

UNDIP Kembali Buka Pendaftaran Ujian Mandiri Gelombang Dua

Universitas Diponegoro ( Undip) resmi membuka seleksi Ujian Mandiri (UM) S1 gelombang kedua bagi lulusan SMA/SMK/MA dan sederajat tahun 2020, 2019 dan 2018..Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Undip Prof Budi Setiyono mengatakan, dibukanya seleksi UM 2 program S1 karena animo dan antusias untuk kuliah di Undip masih tinggi..Besarnya […]

Subscribe US Now