Seorang Siswa SMA Harus Tinggal Kelas Hanya Karna Laptop Rusak

masukkampus


RVR, seorang siswa kelas X IPS SMA Negeri 2 Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, berinisial RVR, dikabarkan tinggal kelas karena laptopnya rusak. Informasi itu didapatkan Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) dari orangtua RVR, berinisial NS.
.
Dijelaskan bahwa kerusakaan pada komputer jinjing itu menyebabkannya RVR tidak bisa mengikuti ujian Penilaian Akhir Tahun (PAT) sehingga mendapat nilai nol pada lima mata pelajaran. Nilai rapor ini akhirnya tidak mencapai kriteria ketuntasan umum (KKM) sebagai prasyarat naik kelas.
.
RVR juga dikabarkan tidak mendapatkan ujian susulan dari sekolahnya sehingga kini dia tidak bersekolah dan hanya membantu ibunya dengan menjadi pelayan kafe.
.
Sekjen FSGI Heru Purnomo mengatakan, pihak SMA Negeri 2 Nganjuk telah menyalahi Surat Edaran Mendikbud No. 4 Tahun 2020, bahwa selama pembelajaran jarak jauh guru tidak boleh mengejar ketercapaian kurikulum.
.
Sebab terbatasnya waktu, sarana, media pembelajaran, dan lingkungan yang ada menyebabkan pembelajaran banyak terhambat. FSGI sudah berupaya memediasi kasus ini, Namun, langkah awal itu belum menemukan titik temu.
.
Kepala Sekolah SMAN 2 Nganjuk Rita Amalisa membantah laptop rusak menjadi akar masalah RVR tinggal kelas. Menurut Rita, RVR tidak naik kelas karena dari rentetan permasalahan yang terjadi sebelumnya, di antaranya dia tidak mengumpulkan tugas harian selama pembelajaran jarak jauh era pandemi serta tidak mengikuti ujian akhir.
.
Pada awal-awal sebelum permasalahan ini terjadi, pihak sekolah sudah berupaya melakukan pembinaan dan kelonggaran mulai dari pemanggilan orangtua hingga empat kali, serta kunjungan ke rumah siswa hingga dua kali. Saat tiba waktunya dilakukan rapat pleno sekolah, nilai RVR dianggap tidak memenuhi syarat untuk naik kelas.
.
Dia menyayangkan kabar yang beredar di media sosial yang dianggapnya tidak benar. Begitu juga dengan kabar latar belakang ekonomi RVR yang disebut kurang mampu. Rita mengatakan, orangtuanya RVR adalah perwira polisi dan ibunya PNS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Dinas Pendidikan Jabar Luncurkan Program Kirim Lulusan SMK Ke Jepang

Ada dua program menarik yang dicanangkan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat (Jabar) ketika bekerja sama dengan Jepang. Yakni pertukaran pelajar siswa SMP dan SMA ke Hiroshima Global Academy dan mengirim lulusan SMK Jabar guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja di Jepang..Demikian diungkapkan Kepala Disdik Jabar, Dedi Supandi saat menerima kunjungan […]

Subscribe US Now