Catatan Kejadian Pada UTBK Tahap 1 Dan Relokasi Peserta Di Tahap 2

masukkampus


Pada Rabu, 15 Juli 2020 LTMPT menyelenggarakan Konferensi Pers untuk menginformasikan evaluasi dari UTBK Tahap 1. Total peserta tahap I 558.107 orang, yang mengikuti tes atau hadir ada 519.000 orang. Persenan Tingkat Ketidakhadiran peserta menurun dari tahun sebelumnya. 2019: 11,1% dan 2020: 6,99%.
.
Adapun membahas Catatan Kejadian yaitu:
• Pusat UTBK UNDANA, UNJ (lokasi UIN Jakarta, UM Jakarta, UNSRI (lokasi UIN Palembang) dikarenakan tidak diijinkan satgas covid setempat
• Pusat UTBK UNESA karena alasan teknis tidak menyelenggarakan UTBK dan direlokasi ke pusat UTBK Unair dan ITS
• Peserta tahap 1 yang berlokasi di Pusat UTBK PTN yang tidak dapat menyelenggarakan tes UTBK direlokasi pada Tahap 2
• Relokasi juga diberlakukan pada peserta yang suhunya melebihi 37,5 derajat celcius dan hasil rapid tes menyatakan reaktif (data masih on progress)
.
Selanjutnya Catatan Kejadian adanya kendala yang terjadi:
1. Masih ditemukan beberapa kendala di lokasi-lokasi pusat utbk karena gangguan server, listrik mati -> masih dapat diatasi dengan sedikit terlambat 10-20 menit
2. Pada sesi 11 masih ditemukan beberapa peserta yang menyatakan tuna netra pada pendaftaran, ternyata bukan tuna netra -> panitia pusat UTBK sudah berusaha untuk menghubungi, namun tidak berhasil
.
Kebijakan Relokasi Peserta Tahap 2
Terdapat 4 jenis relokasi:
1. Pusat UTBK tidak dapat menyelenggarakan secara keseluruhan atau sebagian di lokasi utbk tahap I karena tidak memperoleh izin dari satgas daerah: UNDANA (keseluruhan), UNJ, UNSRI, IPB (sebagian) -> Peserta direlokasi ke tahap 2 di Pusat UTBK yang sama atau berbeda.
.
2. Pusat UTBK menyatakan sepihak tidak berani melaksanakan UTBK baik tahap I maupun tahap 2: UNESA -> semua peserta direlokasi ke tahap 2 di pusat utbk Unair dan ITS.
.
3. Pusat UTBK yang hanya membolehkan pelaksanaan tahap I untuk peserta yang berdomisili di daerah lokal karena tidak memperoleh izin dari satgas Covid daerah: Pusat UTBK IPB, UMRAH, UNS -> akan direlokasi ke tahap 2 di pusat-pusat utbk yang sesuai.
.
4. Relokasi karena hasil rapid tes on the spot (di lokasi ujian), atau laporan dari peserta, dan hasil pengukuran suhu tubuh lebih dari 37,5 -> bila hasil tes swab negatif maka akan direlokasi ke tahap 2.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Tes Seleksi Jalur Mandiri POLINEMA Secara Online, Simak Info Lengkapnya

Seleksi Jalur Mandiri merupakan jalur seleksi mahasiswa baru dengan ujian akademis berbasis komputer (computer based test), untuk mengukur proyeksi kemampuan peserta dalam menyelesaikan studi di jenjang Diploma III dan Diploma IV pada program studi di Polinema..Dalam kondisi pandemi covid-19, ujian dilaksanakan dengan menggunakan media internet dari tempat masing-masing peserta, sesuai […]

Subscribe US Now