KPAI Minta Kemdikbud Perhatikan Hal Ini Saat Kembali Sekolah, Jam Belajar Jadi 4 Jam Saja

masukkampus

Pandemi virus corona di Indonesia membuat kegiatan belajar mengajar di sekolah dipindahkan ke rumah masing-masing siswa. Pembelajaran jarak jauh itu rencananya akan dihentikan pada pertengahan Juli 2020.
.
Adapun lima poin yang disampaikan Retno untuk Kemdikbud, sebagai berikut:
(a) Memastikan sekolah-sekolah tersebut disterilisasi dengan anggaran dari dana BOS yang diterima setiap sekolah dan dibantu dengan APBD melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan setempat.
.
(b) Jika kegiatan sekolah akan menggunakan protokol kesehatan di area institusi pendidikan yang sudah ditentukan pemerintah, maka perlu ada data pemetaan, sekolah-sekolah mana yang perlu dibuatkan wastafel tambahan agar para siswa dijamin dapat cuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun selama berada di sekolah, ini jaminan agar mereka tetap bersih dan sehat. Idealnya, satu kelas memiliki satu wastafel.
.
(c) Ketika mewajibkan anak didik, pendidik dan tenaga kependidikan menggunakan masker di lingkungan sekolah, maka pemerintah pusat dan daerah juga harus mempertimbangkan memberikan bantuan masker bahan ke setiap siswa dan sekolah. Perlu diingat juga bahwa masker bahan hanya bisa digunakan maksimal 4 jam, kalau jam belajar lebih dari 4 jam, maka 1 siswa wajib membawa masker cadangannya.
.
(d) KPAI memandang perlunya Kemdikbud menetapkan protokol kesehatan tersendiri ketika sekolah akan dibuka kembali, misalnya terkait pembatasan jumlah siswa dalam satu ruang kelas, mengingat kita semua wajib menjaga jarak. Sehingga, dapat dipertimbangkan apakah siswa masuk secara bergantian dan apakah jam sekolah akan menerapkan jam belajar normal seperti sebelum pandemi COVID-19 atau justru jam belajar yang semula maksimal 8 jam, untuk sementara diperpendek menjadi 4-5 jam saja, secara bertahap nantinya akan dinormalkan setelah kondisinya sudah aman atau zero tambahan kasus.
.
(e) KPAI mendorong pemerintah provinsi memastikan bahwa para guru yang tempat tinggalnya berbeda kota/kabupaten atau provinsi seperti di wilayah Jabodetabek, harus difasilitasi pemeriksaan negatif COVID-19, karena wilayah tempat tinggalnya dengan wilayah tempatnya mengajar bisa berbeda status zonanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Seleksi Mandiri Vokasi ITS Jalur Prestasi Menggunakan Nilai Rapot

Seleksi Masuk ITS-Program Sarjana TerapanFakultas Vokasi Tahun Akademik 2020/2021Pilihan program studi pada Seleksi Masuk ITS-Program Sarjana Terapan tahun akademik 2020/2021 terdiri dari 8 (delapan) Prodi Sarjana Terapan sebagai berikut:Teknik Sipil (Teknologi Rekayasa Pengelolaan dan Pemeliharaan Bangunan Sipil);Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Air;Teknologi Rekayasa Manufaktur;Teknologi Rekayasa Konversi Energi;Teknologi Rekayasa Otomasi;Teknologi Rekayasa Kimia […]

Subscribe US Now