Kemdikbud Masih Pikirkan Belajar Siswa Yang Tak Punya Listrik

masukkampus


Pelaksana tugas Direktur Jenderal PAUD, Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Hamid mengaku pihaknya tengah memikirkan persoalan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa di daerah tanpa akses internet hingga listrik.
.
Kegiatan belajar dari rumah ini diterapkan di sejumlah daerah di Indonesia karena penyebaran virus corona (Covid-19) sejak awal Maret 2020 lalu.
.
Lanjutnya, persoalan yang paling kami pikirkan adalah anak-anak yang tidak punya akses internet, tidak punya akses listrik, tidak punya akses TV. Tentu ini pembelajaran sangat manual.
.
Hamid mengatakan di beberapa daerah mungkin pembelajaran dilakukan lewat radio atau komunitas. Ia pun meminta guru di daerah tak punya akses internet hingga listrik itu berinovasi dalam mengajar. Selama belajar di rumah diberlakukan, Hamid mencatat tiga metode PJJ yang diterapkan guru dan sekolah.
.
Pertama sekolah dengan menerapkan sistem online sepenuhnya. Pembelajaran ini dilakukan oleh sekolah yang sudah terbiasa dengan sistem daring memakai berbagai aplikasi.
.
Kemudian kedua kegiatan PJJ dilakukan tidak sepenuhnya daring. Artinya tugas diberikan melalui perangkat pesan Whatsapp. Tidak ada tukar materi yang dilakukan dengan konferensi video. Lalu, yang ketiga PJJ yang hanya memanfaatkan program belajar di televisi maupun radio.
.
Menurut survei PJJ yang dilakukan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terhadap 1.700 siswa di 20 provinsi dan 54 kabupaten atau kota, ditemukan beberapa kendala penerapan PJJ daring.
.
Sebanyak 77,8 persen responden merasa PJJ daring terkendala tugas menumpuk; 42,2 persen terkendala beban kuota internet; 37,1 persen terkendala waktu mengerjakan tugas yang sempit; dan 15,6 persen terkendala akses fasilitas komunikasi.
.
Kemendikbud sendiri sudah menyediakan platform PJJ daring yang bisa diakses secara gratis, yakni Rumah Belajar. Namun dari hasil survei KPAI, ditemukan 56,9 persen siswa tak tahu platform Rumah Belajar. Lalu sebanyak 76,6 persen siswa menyatakan tidak pernah menggunakan platform Rumah Belajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

Makin Ngambis Yuk..! Ikutan TO Online UTBK TPS Part 22 Persembahan MasukKampus

Halo Gladiators..!Tidak terasa UTBK semakin hari kian semakin dekat. Sudah seberapa siapkah kamu menghadapi UTBK tahun ini?Kamu bisa mantapkan persiapanmu dengan ikutan Try Out Online UTBK TPS Part 22 persembahan dari @masukkampus dengan berbagai keunggulan yang ada loh 😉.Yuk disimak keunggulan Try Out TPS @utbk_sbmptn Part 22 :1. Menggunakan sistem CAT, bukan Google Form […]

Subscribe US Now